Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kota Bekasi dan Kabupaten Karawang masuk nominasi Warta Kota Awards 2026.
Warta Kota Awards 2026 adalah ajang penghargaan untuk kepala daerah yang diberikan oleh media Warta Kota.
Ajang penghargaan untuk pemerintah daerah ini pertama kalinya diadakan oleh media Warta Kota yang sudah berdiri 27 tahun.
Ajang penghargaan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Warta Kota itu akan berlangsung di Studio 1 Kompas TV mulai pukul 19.00 WIB.
Mengusung tema "Anugerah Kinerja Unggul & Tata Kelola Layanan Publik", Warta Kota Awards 2026 memberikan apresiasi kepada kepala daerah serta pimpinan lembaga dan instansi yang dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan yang kuat, inovatif, serta menjalankan program-program yang berdampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Acara tersebut juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi @wartakotaproduction.
General Manager Bisnis Warta Kota Network Heru Budi Kuncara, mengatakan penyelenggaraan Warta Kota Awards merupakan yang pertama kali digelar dan masih menjadi bagian dari perayaan HUT ke-27 Warta Kota.
Menurut Heru, kepala daerah maupun pejabat instansi merupakan figur publik yang memiliki peran besar dalam memajukan daerah melalui tata kelola pemerintahan yang baik.
"Kepala daerah atau pejabat instansi yang berprestasi akan melihat potensi yang ada untuk dioptimalkan, terutama dalam hal tata kelola pemerintahan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Heru, Minggu (5/7/2026).
Sebagai media regional, lanjut dia, Warta Kota Network memiliki tanggung jawab untuk mendorong sekaligus berkolaborasi agar pemerintahan dan instansi dapat berjalan secara profesional.
Sementara itu, Ketua Panitia Warta Kota Awards 2026, Andi Sopiandi, mengatakan penghargaan tersebut bertujuan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan pimpinan lembaga atau instansi yang menunjukkan kinerja terbaik, inovasi, serta kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Warta Kota Awards 2026 Siap Digelar Besok, Apresiasi Pemimpin Inovatif dan Berkinerja Unggul
"Melalui penghargaan ini, Warta Kota ingin mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, inovatif, akuntabel, dan kolaboratif, sekaligus menghadirkan praktik-praktik terbaik yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah maupun instansi lain dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan," kata Andi.
Sebelum malam penganugerahan, seluruh kandidat telah melewati proses penilaian yang ketat.
Fase penjurian berlangsung sejak Mei hingga Juni 2026 untuk menyeleksi kepala daerah dan instansi terbaik di DKI Jakarta, Banten, serta wilayah penyangga strategis lainnya.
Proses seleksi dilakukan oleh tim juri yang terdiri atas Peneliti Utama BRIN sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Periset Indonesia (PPI), Prof. Syahrir Ika, M.M., serta pengamat politik dan pakar ilmu politik serta pemerintahan daerah dari UI, Prof. Dr. Lili Romli, M.Si.
Sejumlah pejabat negara dijadwalkan menghadiri malam penganugerahan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kepala Bakom RI M. Qodari, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.
Selain itu, para kepala daerah dari DKI Jakarta, Banten, Tangerang Raya, Bekasi Raya, dan Karawang juga dijadwalkan hadir.
Malam penganugerahan akan dimeriahkan dengan penampilan tari dari Ayodya Pala serta pertunjukan stand-up comedy oleh Anggi Wahyudi.
Pada Warta Kota Awards 2026, terdapat sembilan kepala daerah yang terpilih, yakni DKI Jakarta, Banten, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kabupaten Karawang.
Tidak hanya menyasar pemerintahan daerah, apresiasi juga diberikan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai unggul dalam pelayanan dasar.
Andi memaparkan, terdapat lima kategori yang diperlombakan dalam Warta Kota Awards 2026, yaitu Kepemimpinan & Tata Kelola, Kinerja Layanan Inti, Inovasi & Transformasi Digital, Dampak Sosial & Ekonomi Berkelanjutan, serta Komunikasi Publik & Kepercayaan Warga.
Kategori tersebut mencakup penilaian terhadap gaya kepemimpinan dan tata kelola, mutu layanan publik, inovasi dan digitalisasi, dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan, hingga transparansi dan kepercayaan publik.
Menurut Andi, memberikan penghargaan kepada kepala daerah justru berfungsi sebagai alat pengingat. Penghargaan itu menjadi pesan agar pemimpin tersebut selalu ingat untuk terus berbuat baik kepada masyarakatnya.
Penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi penyemangat moral agar program-program perbaikan yang sedang berjalan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (m27)