BATAM, TRIBUNBATAM.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang masih belum dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan beruntun yang terjadi di traffic light K-Square atau Simpang Kepri Mall, Batam.
Hingga kini, penyidik belum bisa memeriksa Hubertus Hendrawanto, pengemudi mobil Mitsubishi Storm bernomor polisi BP 8728 ZD, karena masih menjalani pemulihan akibat penyakit stroke.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri Adil Akbar, mengatakan kondisi kesehatan pengemudi menjadi kendala dalam proses penyidikan.
"Untuk saat ini kami belum bisa menyampaikan hasil penyidikan, khususnya terkait keterangan dari sopir yang menabrak kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah," kata Jefri, Minggu (5/7/2026).
Ia mengatakan, yang bersangkutan masih dalam masa pemulihan dari penyakit stroke yang dideritanya.
Selian itu, penyidik Unit Laka Satlantas yang menangani perkara tersebut baru kembali bertugas pada Senin (6/7/2026), sehingga pemeriksaan lanjutan akan dilakukan setelah itu.
"Nanti petugas yang menangani baru masuk dinas. Setelah itu penyidikan akan dilanjutkan," katanya.
Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di persimpangan lampu merah K-Square, Sabtu (4/7/2026) pagi.
Mobil Mitsubishi Storm menabrak kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu merah.
Sedikitnya delapan sepeda motor dan satu unit mobil menjadi korban dalam insiden tersebut. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia.
Mobil tersebut dikemudikan Hubertus Hendrawanto, seorang pegawai Ditpam BP Batam.
Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah Muka Kuning menuju Batam Center, sebelum akhirnya menghantam antrean kendaraan di lampu merah.
Korban luka dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Batam, yakni RS Bhayangkara, RS Awal Bros Baloi, dan RS Elisabeth Batam Center.
Satu korban luka ringan dirawat di RS Bhayangkara dan satu lainnya di RS Elisabeth Batam Center.
Sementara dua korban mengalami luka berat dan menjalani perawatan di RS Awal Bros Baloi.
Beberapa korban luka ringan lainnya telah diperbolehkan pulang, sedangkan pendataan jumlah korban masih terus dilakukan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan indikasi awal tidak adanya bekas pengereman sebelum tabrakan terjadi.
Namun, penyidik belum dapat memastikan penyebab kecelakaan karena belum memperoleh keterangan langsung dari pengemudi. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang/Beres Lumbantobing)