Ambisi Dr Tami, Ingin UT Purwokerto Jadi Kampus Pilihan Utama Bukan Alternatif
Daniel Ari Purnomo July 05, 2026 07:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sejak tiga tahun lalu, tepatnya pada 2023, Universitas Terbuka (UT) Purwokerto dipimpin oleh sesosok perempuan yang dikenal inovatif.

Dia adalah Dr. Prasetyarti Utami, SSi, MSi.

Perempuan yang akrab disapa Doktor Tami ini menempuh perjalanan akademisnya dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor di Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Baca juga: Ratusan Guru Kota Tegal Bersemangat Raih Gelar Magister, UT Purwokerto Dorong Peningkatan Kompetensi

Ia memiliki keahlian khusus di bidang ilmu biosistematik parasit, serta sempat mengeksplorasi bidang parasitologi molekuler untuk satwa marsupial atau kuskus.

Tami memulai kariernya di UT sebagai dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Motivasi utamanya dalam memimpin UT Purwokerto adalah berfokus pada inklusivitas, peningkatan kualitas akademik, serta penguatan jejaring regional.

"Saya ingin menjadikan UT ini sebagai jembatan emas atau learning gap. Jadi tidak ada lagi kesenjangan belajar antara mahasiswa di perkotaan maupun di daerah," kata Tami kepada tribunbanyumas.com, Minggu (5/7/2026).

Tami berkomitmen melahirkan lulusan daerah yang kompeten, berdaya saing tinggi, dan siap kerja. Hal itu ia tekankan dengan memberikan bekal digitalisasi serta inovasi layanan akademik bagi mahasiswa UT Purwokerto.

Ia ingin membawa UT Purwokerto menjadi pionir kampus digital yang adaptif di Jawa Tengah, khususnya wilayah barat selatan. Implementasinya meliputi modernisasi metodologi belajar, pengembangan layanan digital, hingga optimalisasi Sentra Layanan UT (SALUT).

"Sasaran wilayahnya meliputi Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal," ungkapnya.

Tami optimistis segudang pengalaman kerjanya mampu membawa kemajuan bagi UT Purwokerto. Ia pernah mengemban tugas sebagai Ketua Tim Akreditasi Perguruan Tinggi, Ketua Tim Akreditasi FIBAA, hingga Wakil Ketua Tim Akreditasi ICDE.

Selain itu, ia pernah menjadi anggota Tim Penyusun Instrumen Indikator Akreditasi AAOU dan Ketua Audit Program Doktor Ilmu Manajemen UT. Ia juga sempat menjabat sebagai Ketua Perumus Kebijakan RTM Akademik, Ketua Perumus Kebijakan RTM MPJJ, hingga Ketua Tim Auditor Internal UT.

"Saat ini, saya juga sedang fokus dengan penguatan kolaborasi lintas sektoral (Cross-Functional). Membangun sinergi yang kuat antara UT Purwokerto dengan pemerintah daerah, industri, institusi, PTN dan PTS sekitar Banyumas, serta masyarakat luas," jelasnya.

Sebelumnya, Tami juga pernah memegang jabatan sebagai Koordinator Bantuan Belajar dan Layanan Bahan Ajar (BBLBA) UT Purwokerto, Manajer Penjaminan Mutu Akademik di Kantor Pusat, dan Plt Kepala Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan (PPMP) UT.

Cita-citanya adalah menjadikan UT Purwokerto sebagai mitra strategis utama dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Baginya, memimpin UT Purwokerto berarti menyatukan inovasi teknologi dengan kearifan lokal guna menjangkau pendidikan tinggi hingga pelosok desa.

"Sesuai motto, UT Menjangkau yang tak Terjangkau," ujarnya menutup keterangan. (fba)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.