TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Menjelang tahun ajaran baru, kebutuhan perlengkapan sekolah menjadi salah satu pengeluaran yang harus dipersiapkan orang tua.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, sekolah dan pelaku usaha diharapkan tidak memanfaatkan momen ini dengan menaikkan harga secara berlebihan.
Hal ini diungkapkan oleh Dosen Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Manado (Unima), Dr. Meike Imbar.
Ia mengatakan pengadaan kebutuhan sekolah pada dasarnya merupakan tanggung jawab orang tua.
Untuk sekolah negeri, orang tua umumnya membeli sendiri perlengkapan sekolah di toko.
Sementara di sekolah swasta, kebutuhan siswa biasanya telah disediakan oleh pihak sekolah sehingga orang tua membeli perlengkapan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini, pengeluaran untuk perlengkapan sekolah tentu terasa berat. Apalagi bagi siswa yang naik ke jenjang pendidikan baru karena kebutuhan perlengkapannya lebih beragam," ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Maka, orang tua perlu menyiapkan dana yang cukup.
Meike menilai musim masuk sekolah juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi karena meningkatnya aktivitas perdagangan perlengkapan sekolah.
Meski demikian, ia mengingatkan para pengusaha agar tetap mengedepankan etika dalam berbisnis.
Ia berharap para pengusaha perlengkapan sekolah tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menerapkan prinsip saling membantu dan saling menguntungkan.
Nilai kebersamaan dan saling menghidupkan lebih penting dibandingkan sekadar mengejar keuntungan ekonomi.
Selain itu, Meike juga mengingatkan sekolah negeri maupun swasta agar tidak mengambil keuntungan di tengah beban ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Ia mendorong agar harga perlengkapan sekolah tetap terjangkau.
Jika memungkinkan, diberikan potongan harga atau paket khusus bagi orang tua yang membeli perlengkapan secara lengkap.
Ia mengibaratkan musim masuk sekolah sebagai musim gugur bagi orang tua karena banyaknya pengeluaran yang harus disiapkan.
Sementara bagi siswa momen ini merupakan musim semi karena menjadi awal semangat baru dalam menempuh pendidikan.
Menurut Meike, perlu ada keseimbangan.
Orang tua menyiapkan dana, siswa berkomitmen belajar dengan penuh tanggung jawab.
"Sedangkan sekolah dan pelaku usaha jangan memandang musim masuk sekolah sebagai kesempatan untuk membuat semua harga menjadi panas atau sulit dijangkau," tuturnya.
Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Cinta Tak Bersyarat - Element - Kunci Am
Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Garuda Manado yang Berlubang dan Tak Rata
Jika itu terjadi, masyarakat justru akan terbebani, baik secara ekonomi maupun psikologis.(*)