Cegah Kegagalan Berulang, Pemerintah Terapkan Manajemen Risiko di Proyek Food Estate Kalteng
Wahyu Aji July 05, 2026 07:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa pemerintah bakal menerapkan manajemen risiko lintas sektor pada proyek kawasan Swasembada pangan, energi dan air nasional (KPEAN) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hanif menjelaskan, bahwa penerapan itu dilakukan guna menutup celah potensi gagal dalam proyek yang dikenal dengan food estate itu.

Pasalnya kata Hanif, proyek food estate ini sejatinya sudah dijalankan beberapa kali dari sejak tahun 1995, 1999, 2020 dan di era pemerintah Presiden Prabowo Subianto saat ini.

Namun dalam pelaksanaanya, proyek itu kata dia belum membuahkan hasil yang maksimal.

"Jadi kita tahu persis proyek ini sudah berjalan cukup lama. Secara teknis sebenarnya ada tiga fase yang telah berjalan dan hampir semuanya belum membuahkan hasil yang maksimal," kata Hanif dalam keterangannya di Jakarta dikutip, Minggu (5/7/2026).

Oleh sebabnya, guna meningkatkan tingkat keberhasilan proyek itu, pemerintah pun kata Hanif ke depan bakal menerapkan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) yang dimana akan diisi oleh berbagai lintas sektor.

Adapun menurut Hanif keterlibatan lintas sektor yang ia maksud antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kejaksaan Agung.

"Jadi langkah itu kita pastikan bisa dilakukan dengan detail termasuk melengkapinya dengan manajemen risiko pembangunan nasional," jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.