TribunGayo.com, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan pemantauan terbaru dari sejumlah satelit cuaca dan lingkungan, terdeteksi adanya sembilan titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Provinsi Aceh.
Data sebaran titik panas ini diperoleh dari hasil saringan sensor MODIS yang tertanam pada Satelit Terra, Aqua, serta Suomi NPP.
Selain itu, pergerakan suhu permukaan yang tidak biasa ini juga dikonfirmasi oleh instrumen pemantau pada Satelit NOAA20/VIIRS.
Hal ini disampaikan oleh Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Minggu (5/7/2026).
Dikatakan, kemunculan sembilan titik panas ini menjadi peringatan awal bagi pihak terkait dan masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar demi mencegah meluasnya titik api," sebutnya.
Baca juga: BMKG: Waspadai Hujan Sedang hingga Lebat di Wilayah Aceh Selama Tiga Hari Kedepan
Baca juga: BMKG Keluarkan Pembaruan Peringatan Dini: Hujan Sedang-Lebat Intai Wilayah Aceh
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh 6-8 Juni 2026