Diawali dengan Persib Bandung menambah kekuatan di lini tengah dengan mendatangkan Gakuto Notsuda, pemain asal Jepang, Gakuto Notsuda yang resmi diperkenalkan pada Sabtu (4/7/2026).
Selanjutnya Cristian Gonzales hingga Hamka Hamzah siap unjuk gigi di IFF Legends Sidoarjo.
Terakhir Persik Kediri resmi mengakhiri kebersamaan dengan penjaga gawang asal Brasil, Leonardo Navacchio, setelah dua musim menjadi andalan di bawah mistar gawang Macan Putih.
Berikut selengkapnya:
Baca juga: Bola Terpopuler: Caique Souza Gabung Persela hingga Gabriel Mutombo Minta Maaf setelah Masuk Persib
Persib Bandung menambah kekuatan di lini tengah dengan mendatangkan Gakuto Notsuda, pemain asal Jepang, Gakuto Notsuda yang resmi diperkenalkan pada Sabtu (4/7/2026).
Kehadirannya diharapkan menambah variasi permainan berkat kemampuannya mengisi berbagai posisi di lapangan.
Rekam jejak Notsuda menunjukkan pengalaman bermain di level klub maupun tim nasional.
Selain memiliki statistik operan yang impresif bersama BG Pathum United, gelandang berusia 32 tahun itu juga pernah mencatat penampilan bersama Timnas Jepang senior.
Berdasarkan catatan, Gakuto Notsuda merupakan seorang gelandang tengah yang versatile alias serba bisa.
Ia bisa dimainkan sebagai gelandang serang, gelandang bertahan, penyerang kedua, sayap kiri, sayap kanan, gelandang kiri, bek kiri, dan gelandang kanan.
Gakuto Notsuda memiliki keunggulan dari segi umpan, terutama umpan panjang, yang bisa membahayakan lawan.
Selain itu, ia juga jago mengatur permainan di lini tengah.
Tak hanya itu, Gakuto Notsuda juga bagus dalam mengeksekusi bola mati.
Dalam video lainnya, terlihat aksi 'ngotot' Gakuto Notsuda dalam menyerang.
Ia jago dalam positioning dan cepat dalam mengambil keputusan.
Selain itu, Gakuto Notsuda juga memiliki skill individu yang mumpuni dalam melewati lawan, bahkan saat diadang dua orang.
Secara statistik, dikutip dari Sofascore, musim 2025–2026, dari segi umpan, ia mencatat 1.045 umpan akurat, akurasi operan 90,7 persen, akurasi umpan jauh 73,9 persen, serta 30 kali umpan silang akurat, dari 28 pertandingan.
Sementara dari segi kerja sama tim, ia mencatat 5 asis, 38 kali umpan kunci, 2 kali membuat peluang emas, dan 4 kali dribel sukses, dari 28 laga.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Baca juga: Bola Terpopuler: Sandro Tonali Menjelma Pemain Termahal Italia hingga 4 Klub Rebutan Emil Audero
Kerinduan pencinta sepak bola tanah air untuk melihat kembali aksi para mantan bintang lapangan hijau akan segera terobati.
Sederet legenda sepak bola Indonesia dipastikan bakal beradu skill dalam laga bertajuk Indonesia Fun Football Legends (IFFL) yang dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (5/7/2026) malam ini.
Pendiri IFFL, Eva Gonzales, menjelaskan esensi utama dari gelaran perdana ini adalah sebagai wadah silaturahmi bagi para mantan pemain yang kini sudah sibuk dengan urusan pekerjaan dan keluarga masing-masing.
"Kami ingin memberikan kembali atmosfer kebahagiaan di antara para legend yang sekarang sudah tidak eksis lagi di kompetisi resmi. Di sinilah tempat kita berkumpul dan menyambung tali silaturahmi antar-pemain se-Indonesia," ujar Eva Gonzales saat sesi jumpa pers di Surabaya.
Menariknya, IFFL tidak sekadar menjadi ajang nostalgia di atas rumput hijau.
Istri dari striker legendaris Cristian 'El Loco' Gonzales tersebut membeberkan adanya misi kemanusiaan di balik bergulirnya ajang ini. Pihak penyelenggara akan menyalurkan bantuan sosial bagi para mantan atlet yang kini mengalami kesulitan ekonomi.
"Kami juga bergerak untuk berbagi sedikit rezeki bagi para legend yang kurang beruntung. Memang jumlahnya belum banyak, tetapi kami berharap ke depan akan ada lebih banyak dukungan dari berbagai pihak sehingga manfaatnya bisa jauh lebih luas," tambah Eva.
Pertandingan edisi pertama ini dipastikan berjalan seru dan meriah. Nama-nama besar seperti Cristian Gonzales, Uston Nawawi, Hamka Hamzah, Samsul Arif Munip, Syamsir Alam, Ronald Fagundez, hingga Rendi Irwan dipastikan turun gunung.
Kemeriahan pun dipastikan berlipat dengan keterlibatan tim Selebritis FC.
Tak kalah mentereng, dari pinggir lapangan, dua pelatih legendaris papan atas Indonesia, Aji Santoso dan Jacksen F. Tiago, didapuk untuk menakhodai tim-tim yang bertanding.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Baca juga: Bola Terpopuler: AC Milan Tak Dilirik Jebolan Akademinya hingga Persik Kediri Lepas 2 Pemain Lokal
Persik Kediri resmi mengakhiri kebersamaan dengan penjaga gawang asal Brasil, Leonardo Navacchio, setelah dua musim menjadi andalan di bawah mistar gawang Macan Putih.
Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya kiprah kiper asing pertama yang pernah membela klub asal Kediri itu.
Didatangkan pada musim 2024/2025, Leonardo Navacchio langsung mencatatkan sejarah sebagai kiper asing pertama yang mengenakan seragam Persik Kediri.
Kehadirannya membawa warna baru di sektor pertahanan dan mampu menjawab kepercayaan tim lewat penampilan yang konsisten.
Pada musim debutnya, kiper dengan tinggi badan 1,92 meter itu tampil dalam 28 pertandingan.
Dari jumlah tersebut, Leo berhasil membukukan 10 clean sheet dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam perjalanan Persik Kediri sepanjang musim.
Salah satu penampilan yang paling dikenang terjadi saat Persik menghadapi PS Barito Putera pada pekan keempat kompetisi.
Di masa injury time, Leo sukses menggagalkan eksekusi penalti lawan sehingga Persik terhindar dari kekalahan dan membawa pulang satu poin penting.
Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menilai kehadiran Leo memberikan dampak besar bagi tim, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam membangun semangat rekan-rekannya di lapangan.
"Leo datang membawa perubahan yang sangat berarti. Leo adalah pemain dengan kontribusi besar selama dua musim bersama kami, pemain penting dengan peran krusial di sejumlah kesempatan. Energi dan semangat yang dibawa Leo selalu menginspirasi pemain lain di lapangan, bahkan di saat-saat sulit. Pemain berkarakter yang akan selalu dikenang semua orang di klub dan para suporter," kata Rachmad Tri Kuncara, Minggu (5/7/2026).
Performa apik Leo berlanjut pada musim 2025/2026. Ia langsung mencuri perhatian pada laga pembuka saat Persik Kediri menahan imbang Bali United.
Dalam pertandingan tersebut, Leo mencatatkan delapan penyelamatan penting yang membuatnya dinobatkan sebagai Player of The Match, sekaligus menjadi pemain Persik pertama yang meraih penghargaan itu pada musim tersebut.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com