TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Pemkot Tarakan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Tarakan mengundang kepala daerah di Kalimantan Utara untuk menyaksikan secara langsung puncak Festival Iraw Tengkayu XV, Minggu (5/7/2026) di Pantai Amal Tarakan.
Salah satu kepala daerah yang hadir adalah Bupati Malinau Wempi W Mawa yang datang bersama sang istri. Tampak Bupati Malinau bersama istri serasi menggunakan pakaian hitam-hitama yang dipadu padankan dengan ornamen khas Kalimantan berwarna kuning dan memakai kacama mata hitam.
Wempi W Mawa bersama istri duduk di depan panggung menyaksikan sejumlah atraksi kegiatan di acara puncak Festival Iraw Tengkayu XV. Mulai dari tarian kolosal yang dibawakan 150 penari dari para pelajar SMP dan SMA di Tarakan hingga penurunan Padaw Tuju Dulung sebuah perahu yang memiliki tujuh haluan yang di dalam perahu berisikan sesajen.
Saat penurunan Padaw Tuju Dulung, tak segan-segan orang nomor satu di Kabupaten Malinau ini ikut pula turun ke laut bersama Wali Kota Tarakan dr H Khairul M Kes, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kejahteraan Rakyat Pemprov Kaltara Sanusi, serta Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Tarakan.
Baca juga: Festival Iraw Tengkayu di Tarakan Lima Kali Masuk Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata
Sebelum turun ke laut melakukan pelarungan Padaw Tuju Dulung Bupati Malinau bersama Wali Kota Tarakan dan Wakil Wali Kota Tarakan dan pejabat lainnya terlebih dahulu melepas sepatu dan mengantikan dengan menggunakan sandal jepit.
Wempi W Mawa usai mengikuti rangkaian kegiatan puncak Festival Iraw Tengkayu mengucapkan selamat kepada Pemkot Tarakan karena ini masuk kegiatan Karisma Event Nusantara (KEN) yang merupakan agenda nasional Kementerian Pariwisata.
"Saya ucapkan selamat kepada Pemkot Tarakan yang telah mengadakan kegiatan ini hingga 15 kali. Apalagi ini masuk agenda KEN Kementerian Pariwisata. Tentuya atraksi-atraksi di kegiatan ini sangat menarik bagi kita di Kalimantan Utara," ujarnya.
Menurut Wempi W Mawa, kebudayaan Suku Tidung di Tarakan dan di Malinau tidak ada yang berbeda, karena menjaga kearifan lokal.
"Saya pikir tidak berbeda ya sukut tidung di tarakan dan juga di Malinau. Festival Iraw Tengkayu ini sesuatu menarik, Jadi saya apresiasi buat Pak Wali Kota Tarakan, Wakil Wali Kota Tarakan dan khusus masyarakat Suku Tidung di Tarakan," ucap Wempi W Mawa.
Sementara itu, kehadiran Bupati Malinau Wempi W Mawa dan istri di puncak Festival Iraw Tengkayu XV membuat Wali Kota Tarakan dr H Khairul M Kes mengucapkan terimakasih.
"Terimakasih kepada Bupati Malinau Wempi W Mawa bersama istri yang hadir di kegiatan ini, Tentu ini sangat luar biasa bagi kami dengan kedatangan beliau," ucap Khairul.
(*)