POS-KUPANG.COM- Bank Mandiri kini membuka pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara daring hingga plafon Rp100 juta melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, memudahkan pelaku usaha mikro untuk mendapatkan modal tanpa perlu antre panjang.
Skema KUR Mikro ini menawarkan bunga subsidi pemerintah sebesar 6 persen per tahun, dengan proses pengajuan dokumen bisa dilakukan langsung dari ponsel pintar.
Langkah inovatif ini bertujuan untuk mempercepat akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang selama ini sering terkendala birokrasi perbankan.
Baca juga: Kenali Apa Itu KUR, Jenis-jenis KUR, Suku Bunga, Jangka Waktu Hingga Syarat Pemenuhannya
Namun, penting diketahui bahwa meskipun proses awal digital, survei lokasi dan akad kredit masih memerlukan interaksi fisik dengan petugas bank.
Jenis dan Plafon KUR Mandiri untuk Pelaku Usaha
Bank Mandiri menyediakan dua jenis KUR yang dapat diakses, dengan perbedaan signifikan pada plafon dan syarat agunan. Pemilihan jenis KUR ini akan sangat menentukan dokumen serta persyaratan yang harus disiapkan oleh pemohon.
Syarat dan Dokumen Pengajuan KUR Online
Sebelum memulai proses pengajuan melalui Livin’ by Mandiri, calon debitur wajib memenuhi beberapa persyaratan dasar dan menyiapkan dokumen penting. Kelengkapan syarat ini krusial agar pengajuan tidak ditolak.
Baca juga: Rekomendasi Terbaik KUR BRI 2026 untuk Pelaku UMKM Pemula:Tanpa Jaminan,Bunga 3 - 6 Persen Per Tahun
Syarat utama pengajuan:
Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari RT/RW/Kelurahan setempat.
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), diwajibkan bila plafon pinjaman di atas Rp50 juta.
Tidak sedang memiliki kredit produktif (KUR aktif) di bank lain dan riwayat kredit (SLIK OJK) harus bersih dari tunggakan.
Saat mengisi formulir pengajuan di aplikasi, siapkan salinan atau foto dokumen-dokumen berikut yang jelas dan terbaca:
Foto e-KTP.
Foto NPWP (jika berlaku).
Foto lokasi usaha yang diambil langsung di tempat.
NIB atau Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK).
Foto selfie memegang KTP.
Panduan Mengajukan KUR Mandiri Melalui Livin’
Proses pengajuan KUR via Livin’ by Mandiri dirancang agar efisien dan mudah diikuti. Ikuti tujuh langkah berikut untuk mengajukan pinjaman Anda:
Unduh dan Masuk: Pastikan Anda sudah mengunduh aplikasi Livin’ by Mandiri dari Play Store atau App Store dan masuk ke akun Mandiri Anda.
Pilih Menu Pinjaman: Dari halaman beranda aplikasi, temukan dan pilih menu “Pinjaman” atau cari banner khusus “KUR” atau “Kredit Usaha Rakyat”.
Mulai Pengajuan: Klik “Ajukan Sekarang”, lalu baca dan setujui semua syarat serta ketentuan yang berlaku.
Isi Data Diri dan Usaha: Lengkapi data diri dan informasi terkait usaha Anda, seperti omzet bulanan, lama usaha, dan alamat lokasi usaha.
Pastikan semua informasi diisi dengan jujur dan akurat.
Unggah Dokumen: Unggah semua dokumen yang diminta, meliputi foto KTP, NIB/SKU, dan foto lokasi usaha.
Tentukan Plafon dan Tenor: Pilih jumlah pinjaman (plafon) yang Anda inginkan hingga maksimal Rp100 juta, serta periode pengembalian (tenor) antara 12 hingga 36 bulan.
Kirim Pengajuan: Setelah semua data dan dokumen terisi, kirim pengajuan Anda. Petugas Bank Mandiri akan menghubungi Anda untuk menjadwalkan survei lokasi usaha.
Penting untuk diingat, meskipun pengajuan awal dilakukan secara online, tetap akan ada survei fisik ke tempat usaha oleh mantri Bank Mandiri. Proses akad kredit dan tanda tangan perjanjian biasanya juga akan dilakukan di cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat.
Jadi, konsep “tanpa antre” ini berlaku untuk tahap awal pengajuan, bukan keseluruhan proses.
Tips Agar Pengajuan KUR Livin’ Disetujui
Agar pengajuan KUR Anda melalui Livin’ by Mandiri berjalan lancar dan disetujui, perhatikan beberapa tips berikut:
Riwayat Kredit Bersih: Pastikan tidak ada catatan kredit macet di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
Usaha Berjalan Stabil: Usaha harus sudah berjalan minimal 6 bulan dengan bukti transaksi atau foto kegiatan usaha yang jelas.
Miliki NIB: Pastikan Anda memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang terdaftar melalui sistem OSS. Proses pendaftarannya cepat dan gratis.
Siapkan NPWP: Jika plafon pinjaman di atas Rp50 juta, NPWP wajib disertakan dalam dokumen.
Nomor Telepon Aktif: Pastikan nomor ponsel yang terdaftar selalu aktif, karena petugas bank akan menghubungi untuk jadwal survei.
(RE)