TRIBUN-MEDAN.com - Lansia Sumarnak (78) mengalami luka bakar di rumahnya yang terbakar di Dusun X, Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih, batubara, Minggu (5/7/2026) dini hari.
Warga yang melihat kepulan asap di rumah Sumarnak langsung meminta bantuan Polisi.
Polsek Air Putih berhasil mengevakuasi Sumarnak dengan kondisi lemas dengan luka bakar.
Sumarnak dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol melalui Kanit Reskrim mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik Sumarnak (78), seorang petani yang tinggal seorang diri.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, pada Sabtu malam korban sempat mengunjungi warung milik anaknya sebelum pulang sekitar pukul 22.30 WIB untuk beristirahat.
Sekitar dua jam kemudian, ia terbangun setelah mencium bau asap dan mendapati api telah membakar bagian belakang rumah.
Baca juga: PANIKNYA Pengunjung Cafe Tabo di Kota Binjai Mendadak Dirazia BNN, Enam Orang Positif Narkoba
Baca juga: HATI-HATI Curanmor Modus COD, Ibu dan Anak Korban di Helvetia, Teman Pelaku yang Tertinggal Dihajar
Korban sempat keluar meminta pertolongan warga.
Namun, ia kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga.
Upaya itu justru membuatnya terjebak kobaran api hingga akhirnya berhasil dievakuasi warga dan dilarikan ke RS Bidadari Batubara akibat luka bakar yang dideritanya.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api.
Sekitar pukul 01.30 WIB, kobaran berhasil dikendalikan, namun rumah permanen beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan.
Setelah situasi dinyatakan aman, personel Polsek Air Putih bersama Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh dan masih menjalani perawatan medis. Sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih didalami. Polisi menyatakan penyelidikan terus dilakukan melalui pemeriksaan saksi dan koordinasi dengan Tim Inafis Polres Batu Bara guna memastikan sumber api yang menghanguskan rumah tersebut.
(Jun-tribun-medan.com).