TRIBUNMANADO.CO.ID - Aktivitas pelayaran dari Pelabuhan Manado, Sulawesi Utara, (Sulut) dipastikan kembali ramai pada Senin (6/7/2026).
Sebanyak 10 kapal penumpang dijadwalkan melayani keberangkatan menuju berbagai wilayah di Kepulauan Nusa Utara Sulut dan Provinsi Maluku Utara.
Pelabuhan Manado yang berada di pusat Kota Manado, sekitar 2 kilometer dari Kantor Wali Kota Manado dan dapat ditempuh sekitar 8 menit dengan kendaraan bermotor, merupakan salah satu pintu gerbang utama transportasi laut di Sulawesi Utara.
Pelabuhan ini melayani mobilitas penumpang maupun distribusi logistik menuju pulau-pulau terluar yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat.
Dari total 10 pelayaran yang dijadwalkan, tujuh kapal melayani rute menuju wilayah Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), Tahuna dan Kepulauan Talaud.
Tiga kapal lainnya berlayar menuju Maluku Utara, yakni Ternate, Dama, Gita, dan Sofifi.
Keberangkatan kapal berlangsung sejak pagi hingga malam hari.
1. KM Barcelona II
Berangkat: 16.00 Wita
Rute: Manado - Tagulandang - Siau - Tahuna.
Pelayaran ini melayani masyarakat menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Tahuna sebagai pelabuhan tujuan akhir merupakan ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina, sekitar 270 kilometer di utara Kota Manado melalui jalur laut.
2. KM Marina Bay 1
Berangkat: 17.00 Wita
Rute: Manado-Tagulandang-Siau.
Kapal ini melayani perjalanan menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro yang berjarak sekitar 140–170 kilometer dari Manado melalui jalur laut.
Siau merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Sitaro.
3. KM Barcelona IIIA
Berangkat: 16.00 Wita
Rute: Manado-Talaud.
Kapal menuju Kabupaten Kepulauan Talaud, wilayah paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Perjalanan laut dari Manado menuju Melonguane, ibu kota Talaud, mencapai sekitar 430 kilometer.
4. KM Glory Mary
Berangkat: 17.00 Wita
Rute: Manado-Talaud.
Kapal ini juga melayani pelayaran menuju Kepulauan Talaud untuk mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi kebutuhan pokok ke wilayah perbatasan tersebut.
5. KM Gregorius
Berangkat: 17.00 Wita
Rute: Manado-Talaud.
Sama seperti dua kapal sebelumnya, KM Gregorius menjadi salah satu armada yang melayani rute reguler menuju Kabupaten Kepulauan Talaud.
6. KM Mercy Teratai
Berangkat: 19.00 Wita
Rute: Manado-Tahuna.
Tahuna merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dikenal sebagai salah satu daerah kepulauan di bagian utara Sulawesi Utara. Jaraknya sekitar 270 kilometer dari Manado melalui jalur laut.
7. KM Express Bahari 2E
Berangkat: 09.30 Wita
Rute: Manado-Biaro-Tagulandang-Siau-Tahuna.
Kapal cepat ini melayani beberapa pulau dalam satu perjalanan, dimulai dari Pulau Biaro, kemudian Tagulandang, Siau hingga berakhir di Tahuna.
Armada ini menjadi salah satu pilihan masyarakat karena waktu tempuh yang lebih singkat dibanding kapal konvensional.
8. KM Al-Sudais 21
Berangkat: 16.00 Wita
Rute: Manado-Ternate.
Ternate merupakan kota terbesar di Provinsi Maluku Utara yang berjarak sekitar 130 kilometer dari Manado melalui jalur laut. Kota ini menjadi pusat perdagangan, jasa, dan transportasi di wilayah Maluku Utara.
9. KM Aksar Saputra 23
Berangkat: 16.30 Wita
Rute: Manado-Dama.
Dama merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Jalur pelayaran ini menjadi akses penting bagi masyarakat yang tinggal di kawasan kepulauan tersebut.
10. KM Cantika Lestari 9F
Berangkat: 16.30 Wita
Rute: Manado-Gita-Sofifi-Ternate.
Kapal ini melayani beberapa pelabuhan di Maluku Utara.
Sofifi merupakan ibu kota Provinsi Maluku Utara yang berada di Pulau Halmahera, sedangkan Ternate menjadi pelabuhan tujuan akhir sekaligus pusat aktivitas ekonomi dan transportasi di provinsi tersebut. (TribunManado.co.id/Ara/Ind)