Suporter Meksiko Nyalakan Kembang Api dan Musik Keras untuk Ganggu Tidur Pemain Inggris Jelang Laga Piala Dunia
Dewi Rahayu July 06, 2026 12:53 AM

Ratusan pendukung tuan rumah berusaha mengganggu waktu istirahat para pemain Tiga Singa sebelum laga babak 16 besar Piala Dunia.

Para penggemar Meksiko menyalakan kembang api, suar, dan memutar musik keras di dekat hotel tim Inggris pada malam sebelum kedua negara bertemu dalam laga besar babak 16 besar Piala Dunia.

Pada Minggu pagi, media sosial dipenuhi cuplikan ratusan suporter Meksiko yang berupaya mengganggu tidur Thomas Tuchel dan skuad Tiga Singa di Kota Meksiko menjelang pertandingan sistem gugur di Stadion Azteca, yang terletak di dataran tinggi dan dijadwalkan dimulai pukul 01.00 BST pada Senin (18.00 waktu setempat).

Video memperlihatkan kembang api dan suar yang dinyalakan di sekitar hotel tempat para pemain Inggris menginap di kawasan Santa Fe, ibu kota Meksiko, pada Sabtu malam. Ratusan orang berkumpul sambil membuat keramaian dengan memainkan musik band menggunakan alat seperti drum dan terompet.

Pemandangan serupa terjadi sebelum kemenangan Meksiko atas Ekuador di babak 32 besar di Stadion Azteca pada Selasa lalu, yang membuat Ekuador melayangkan protes resmi kepada FIFA setelah kalah 0-2. Pertandingan tersebut sempat tertunda satu jam akibat petir dan kilat, setelah para pemain Ekuador mengalami malam tanpa tidur karena gangguan kembang api, musik, sepeda motor, pengeras suara, dan klakson mobil.

Tim Inggris sudah memperkirakan adanya gangguan semacam itu, dan banyak anggota tim disebut telah membawa penyumbat telinga serta ikat kepala tidur untuk mengantisipasi dua malam mereka di Kota Meksiko. BBC melaporkan bahwa bagi pemain yang tidak membawa peralatan tersebut, pihak tim menawarkan obat tidur atau mesin suara putih.

Skuad Inggris tiba di Kota Meksiko dari markas latihan mereka di Kansas City pada Jumat malam di tengah kekacauan dan kebingungan mengenai apakah pertandingan akan dipindahkan oleh FIFA ke waktu kick-off siang hari (19.00 BST). Hal itu dipertimbangkan karena kekhawatiran akan badai dan potensi banjir, namun akhirnya diputuskan untuk tidak mengubah jadwal setelah muncul reaksi keras.

Tim berusaha merahasiakan lokasi hotel mereka untuk meminimalkan gangguan sebelum pertandingan, namun rencana itu gagal setelah sejumlah penggemar Meksiko dan teriakan ejekan menyambut kedatangan bus mereka pada Jumat malam.

Operasi keamanan besar diterapkan di sekitar tim Inggris. Hotel mereka, yang dikelilingi pagar pembatas, dijaga lebih dari 100 polisi anti huru-hara dari Garda Nasional dengan rompi antipeluru. Seekor anjing pelacak dan drone juga digunakan di area sekitar.

Pihak berwenang Meksiko siap menurunkan 17.000 petugas polisi di Kota Meksiko pada Minggu, dengan 7.500 di antaranya ditempatkan di Stadion Azteca. Menurut laporan The Sunday Telegraph, ini merupakan operasi keamanan terbesar yang pernah dilakukan untuk pertandingan sepak bola yang melibatkan tim Inggris.

Empat orang meninggal dunia dalam perayaan massal setelah kemenangan Meksiko atas Ekuador pada Selasa lalu — kemenangan pertama mereka di babak gugur Piala Dunia sejak terakhir kali mereka menjadi tuan rumah pada tahun 1986.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.