Antre Solar di SPBU Sumsel Tewaskan Satu Sopir, Pertamina Instruksikan Pengaturan Antrean
Suci Rahayu PK July 06, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Pertamina buka suara terkait antrean BBM jenis solar di Sumatera Selatan (Sumsel), yang menewaskan seorang sopir.

Belakangan terjadi antrean kendaraan di SPBU jenis solar.

Dari video yang beredar di media sosial, mobil Isuzu Elf dengan nomor polisi B 9653 SCP terparkir di jalur antrean SPBU.

Sopir mobil ini tewas saat mengantre.

Korban yang mengenakan kaus berwarna merah tersebut dipindahkan secara hati-hati menuju sebuah tandu darurat bermotif oranye, sebelum akhirnya digotong masuk ke dalam mobil ambulans atau kendaraan jenazah yang sudah bersiap di area SPBU. 

Dugaan sementara yang santer beredar di kalangan pengguna jalan dan saksi mata menyebutkan bahwa korban mengalami gangguan lambung akut. 

Hal ini ditengarai akibat pola makan yang tidak teratur selama menempuh perjalanan jauh demi menjaga posisinya di dalam jalur antrean solar. 

Terkait Insiden Ini, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Instruksikan SPBU Optimalkan Pengaturan Antrean demi Kelancaran Pelayanan

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas insiden yang terjadi di sekitar area SPBU 24.307.132, Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi KM 32, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (29/6/2026).

Baca juga: Satu Bupati di Jambi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Baca juga: Motor Berkunci Stang Raib Digondol Maling di Mayang Jambi, Cuma Hitungan Detik

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan duka cita yang sedalam dalamnya kepada keluarga almarhum serta menghormati proses penanganan yang dilakukan oleh pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Pertamina menghormati proses penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang serta siap memberikan dukungan informasi yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Rusminto.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan petugas marshal tetap siaga dalam mengatur kepadatan kendaraan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan monitoring terhadap ketersediaan stok BBM di SPBU agar pasokan tetap terjaga, serta memperkuat koordinasi dengan aparat setempat guna mendukung pengaturan lalu lintas apabila terdapat kepadatan kendaraan di sekitar area SPBU.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre di SPBU, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta segera menginformasikan kepada petugas apabila terdapat pengguna kendaraan yang mengalami kondisi darurat sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” lanjut Rusminto.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga keandalan distribusi energi, meningkatkan pengawasan operasional SPBU, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Motor Berkunci Stang Raib Digondol Maling di Mayang Jambi, Cuma Hitungan Detik

Baca juga: Satu Bupati di Jambi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.