Keluarga jadi Benteng Utama, Debby Ingatkan Orangtua Jangan Lengah Mendidik Anak
Hendra July 06, 2026 01:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Keluarga memiliki peran strategis sebagai benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mengajak seluruh orangtua memperkuat fungsi keluarga agar mampu mencetak sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, penguatan fungsi keluarga harus menjadi perhatian bersama.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, keluarga merupakan lingkungan pertama yang menentukan pembentukan karakter, moral, dan kepribadian anak.

Karena itu, ketahanan keluarga harus terus diperkuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi hingga ancaman terhadap moral generasi muda.

Keluarga yang tangguh menjadi modal utama dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi perubahan zaman.

“Keluarga yang tangguh bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Ketahanan keluarga menjadi pondasi penting agar bangsa Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Senin (6/7/2026).

Debby bilang, pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga.

Menurutnya, kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual harus ditanamkan sejak dini di lingkungan keluarga agar bonus demografi dapat menjadi peluang menuju Indonesia Emas 2045. 

Upaya pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan juga menjadi bagian penting dalam mencetak generasi unggul.

Oleh sebab itu, pentingnya keterlibatan kedua orang tua, terutama ayah, dalam proses pengasuhan anak.

Kehadiran ayah, menurutnya, tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan terhadap tumbuh kembang anak.

Pola pengasuhan yang baik diyakini mampu membentuk karakter anak yang kuat.

“Kehadiran ayah tidak hanya sebatas sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara emosional dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” ungkap Wabup.

Selain pengasuhan ia mengingatkan orang tua agar lebih bijak mengawasi penggunaan gawai oleh anak.

Pengawasan tersebut diperlukan agar anak tidak mudah terpengaruh dampak negatif perkembangan teknologi yang dapat mempengaruhi karakter, kemampuan bersosialisasi, hingga kesehatan mental.

Menurutnya, keluarga menjadi garda terdepan dalam mencegah perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan pergaulan bebas.

“Setiap orang tua harus bijak dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak karena penggunaan teknologi yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi perkembangan karakter, kemampuan bersosialisasi, hingga kesehatan mental generasi muda," tegasnya.

Debby mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat peran keluarga dalam membangun generasi berkualitas.

Debby memastikan pemerintah akan terus menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada keluarga, namun keberhasilan pembangunan tetap bergantung pada peran setiap keluarga.

Menurutnya, keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa kemajuan bagi Bangka Selatan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen membangun keluarga yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh,” pungkas Debby. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.