Berawal dari Kerumunan Tengah Malam, Pemuda di Karangdadap Pekalongan Ditemukan Tewas Subuh Harinya
muh radlis July 06, 2026 12:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Suasana Minggu pagi di Dukuh Kebonsari, Desa Pegandon, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mendadak berubah mencekam setelah seorang pemuda ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah rumah.

Korban diketahui mengalami luka di bagian leher, sementara polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026) dan langsung mengundang perhatian warga sekitar.

Aparat kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan jasad seorang laki-laki.

Kapolsek Karangdadap, AKP Sumiyanto, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) begitu laporan diterima.

"Korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 30 tahun," ujar AKP Sumiyanto.

Dalam pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan adanya luka pada tubuh korban, terutama di bagian leher.

Baca juga: Setahun Beroperasi, Ini Manfaat Rumah Singgah Temanggung di Semarang dan Jogja

Meski demikian, kepolisian belum dapat memastikan apakah luka tersebut merupakan penyebab utama korban meninggal dunia.

"Ada luka di bagian leher, tetapi sementara ini masih dalam penyelidikan," katanya.

Rumah yang menjadi lokasi penemuan korban diketahui masih dihuni.

Namun, hingga kini polisi belum mengungkap identitas penghuni rumah maupun hubungan antara korban dengan penghuni tersebut karena seluruh informasi masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Karangdadap, Juny, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyebut korban diketahui berinisial DF yang berusia 20 tahun.

"Korban diketahui berinisial DF (20) Sudah dibawa ke RSUD Kraton," kata Juny saat dihubungi Tribunjateng.com.

Juny juga mengungkapkan kronologi awal berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian.

Sebelum korban ditemukan meninggal dunia, sempat terlihat adanya sejumlah orang berkumpul di depan rumah sekitar pukul 00.00 WIB.

"Menurut keterangan kakak korban, sekitar pukul 00.00 WIB masih ada beberapa orang berkumpul di luar rumah.

Namun, ia tidak mengetahui apa yang dibicarakan maupun aktivitas mereka saat itu," ujarnya.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 05.00 WIB, kakak korban terbangun dan hendak menuju kamar mandi. Saat itulah ia mendapati adiknya telah tergeletak di dalam rumah dalam kondisi bersimbah darah.

Penemuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada kepala desa setempat yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Polsek Karangdadap.

Hingga saat ini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti, serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

"Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Karangdadap," imbuhnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban hingga proses investigasi selesai dilakukan. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.