TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di enam pelabuhan utama di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode 6-7 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WITA didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.
Kondisi tersebut dinilai cukup mendukung aktivitas pelayaran, meski masyarakat dan operator kapal tetap diminta memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar.
Berdasarkan prakiraan BMKG yang dipublikasikan pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 09.41 WITA, Pelabuhan Lembar diperkirakan mengalami cuaca cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang dan dini hari cerah berawan. Kecepatan angin berkisar 5–11 knot dengan tinggi gelombang 0,1-0,5 meter.
Di Pelabuhan Pemenang, cuaca diprakirakan udara kabur pada pagi dan dini hari, sementara siang dan malam hari cerah berawan. Kecepatan angin berada pada kisaran 3-9 knot, dengan tinggi gelombang 0,1-0,5 meter.
Sementara itu, Pelabuhan Kayangan diprediksi cerah pada pagi hari, kemudian cerah berawan pada siang, malam, hingga dini hari. Wilayah ini masih menjadi pelabuhan dengan potensi gelombang tertinggi di NTB, yakni 0,5-1,25 meter, dengan kecepatan angin 4-10 knot.
Untuk Pelabuhan Pototano, BMKG memperkirakan cuaca cerah pada pagi hari dan cerah berawan pada siang, malam, hingga dini hari. Kecepatan angin berkisar 2-11 knot dengan tinggi gelombang 0,1-0,5 meter.
Di Pelabuhan Sape, cuaca diprediksi cerah berawan sepanjang hari. Kecepatan angin berkisar 2-9 knot, sedangkan tinggi gelombang diprakirakan 0,1-0,5 meter.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Pelabuhan NTB 4-5 Juli 2026, Didominasi Cerah hingga Cerah Berawan
Adapun Pelabuhan Bima diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hingga dini hari. Kecepatan angin mencapai 3–10 knot dengan tinggi gelombang 0,1-0,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, operator kapal, dan pengguna jasa transportasi laut agar selalu memantau informasi cuaca terbaru serta memperhatikan kondisi angin dan tinggi gelombang sebelum berlayar, mengingat cuaca di wilayah perairan dapat berubah sewaktu-waktu.
BMKG juga mengingatkan seluruh pengguna jasa transportasi laut untuk mengutamakan keselamatan pelayaran dan mengikuti arahan dari otoritas pelabuhan apabila terjadi perubahan kondisi cuaca di lapangan.
(*)