Omzet Harian Pedagang di Pasar Wosi Manokwari Turun Akibat Kenaikan Harga Sembako
Hans Arnold Kapisa July 06, 2026 04:57 PM

TRIBUNAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kenaikan harga kebutuhan pokok di Manokwari beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada menurunnya daya beli masyarakat. 

Hal ini diungkapkan Ria, salah satu Pedagang di Pasar Wosi Manokwari. Ia mengaku omzet penjualan mereka terus merosot akibat kondisi tersebut.

"Harga barang sekarang naik, tetapi pembeli justru semakin berkurang. Kami beli barang dengan harga mahal, tetapi kalau dijual terlalu mahal tidak ada yang beli. Kalau dijual murah kami juga takut rugi," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Dampak Kenaikan Harga

Ria menuturkan, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga cukup signifikan, di antaranya:

  • Beras premium 20 kilogram dari Rp320.000 menjadi Rp375.000 per karung.
  • Bawang putih dari Rp45.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.
  • Bawang merah dari Rp50.000 menjadi Rp65.000 per kilogram.
  • Minyak goreng kemasan satu liter dari Rp25.000 menjadi Rp30.000.
  • Kerupuk per kilogram dari Rp20.000 menjadi Rp35.000.

Menurutnya, lonjakan harga ini membuat masyarakat semakin berhati-hati dalam berbelanja, sehingga transaksi di pasar menurun drastis.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Tembus Rp 95 Ribu per Kg di Pasar Wosi, Ini Pemicunya

Ia menduga kenaikan harga dipicu oleh konflik internasional yang berdampak pada naiknya harga BBM.

Omzet Penjualan Terjun Bebas

Pedagang membandingkan kondisi usaha dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2024, aktivitas jual beli di Pasar Wosi masih ramai dengan omzet harian mencapai Rp3 juta.

Namun sejak 2025 hingga pertengahan 2026, pendapatan terus menurun.

"Tahun 2024 itu penghasilan kita mencapai Rp3 juta per hari, sekarang hasilnya tidak sampai segitu. Malah sehari paling tinggi hanya Rp1 juta," ungkapnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok agar daya beli masyarakat kembali meningkat.

"Kami berharap Bapak Presiden Prabowo Subianto bisa melihat kondisi yang kami alami sekarang. Semoga ada solusi agar harga-harga kembali stabil dan perekonomian masyarakat bisa kembali normal," harapnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.