Dinkes Manokwari Fokus Tingkatkan SOP Pengelolaan Limbah Medis Ramah Lingkungan
Hans Arnold Kapisa July 06, 2026 05:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, resmi membuka Pelatihan Pengelolaan Limbah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) 2026 di Hotel Oriestom Bay, Manokwari, Senin (6/7/2026).

Pelatihan ini diikuti 24 peserta yang terdiri dari sanitarian dan petugas pengelola limbah dari 15 puskesmas serta lima rumah sakit di Kabupaten Manokwari.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar.

Dalam sambutannya, Alexander menegaskan bahwa pengelolaan limbah medis merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan ramah lingkungan.

Ia mengingatkan, limbah medis yang tidak dikelola sesuai standar berpotensi menjadi sumber penyebaran penyakit sekaligus mencemari lingkungan.

“Melalui pelatihan ini kami berharap seluruh peserta memahami tata cara pengelolaan limbah medis sesuai standar. Setelah kembali ke tempat tugas masing-masing, ilmu yang diperoleh harus diterapkan agar pengelolaan limbah di setiap fasilitas pelayanan kesehatan semakin baik,” ujarnya.

Baca juga: Puskesmas Prafi Kekurangan Dokter, Dinkes Manokwari Pastikan Perbaikan Pelayanan

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi mengenai pemilahan limbah medis, penyimpanan sementara, pengangkutan, pemusnahan, hingga sistem pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku.

Alexander menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar setiap fasilitas pelayanan kesehatan memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang baik dalam pengelolaan limbah medis.

Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat komitmen seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dalam menjaga keselamatan pasien, tenaga medis, dan kelestarian lingkungan.

“Dengan pengelolaan limbah yang baik, kita tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga melindungi masyarakat dan lingkungan dari risiko pencemaran maupun penyebaran penyakit,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.