TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Teobaldus Eventus dan Yafanfridus Sumanyono terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng periode 2026–2027.
Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 01 itu memperoleh 87 suara atau unggul tiga suara atas Paslon Nomor Urut 02 yang meraih 84 suara dalam pemilihan yang digelar di Aula Van Rosmalen, Senin (6/7/2026).
Berdasarkan hasil penghitungan suara panitia, dari 3.023 mahasiswa yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 174 mahasiswa menggunakan hak pilihnya. Dari jumlah tersebut, 171 suara dinyatakan sah, sedangkan tiga suara lainnya tidak sah.
Ketua BEM FKIP Unika Santu Paulus Ruteng periode 2025–2026, Rafli Mangkang, mengatakan proses pemilihan yang berlangsung demokratis tersebut menunjukkan bahwa setiap suara mahasiswa memiliki arti penting dalam menentukan kepemimpinan organisasi.
Baca juga: Dua Paslon Berebut Kursi Ketua BEM FKIP Unika St Paulus Ruteng Periode 2026–2027
"Terpilihnya Paslon Nomor Urut 01 merupakan amanah dari seluruh mahasiswa FKIP. Hari ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk membawa FKIP ke arah yang lebih baik," kata Rafli.
Ia mengajak seluruh mahasiswa menerima hasil pemilihan dan kembali bersatu untuk mendukung kepengurusan BEM yang baru.
"Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Setelah pemilihan selesai, saatnya seluruh mahasiswa bersatu dan bersama-sama mengawal program kerja BEM demi kemajuan FKIP," ujarnya.
Ketua BEM FKIP terpilih, Teobaldus Eventus, menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah menggunakan hak pilihnya serta memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Yafanfridus Sumanyono.
Baca juga: Nomor Urut Paslon BEM FKIP Unika Ruteng Resmi Diundi, Wujudkan Demokrasi Bermartabat
Menurut Teobaldus, hasil pemilihan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui kerja nyata selama masa kepengurusan.
"Kemenangan ini merupakan awal dari tanggung jawab kami. Kami akan bekerja secara maksimal dan berupaya merealisasikan visi dan misi yang telah kami sampaikan kepada mahasiswa," ujar Teobaldus.
Ia mengatakan kepengurusan BEM periode 2026–2027 akan membuka ruang kolaborasi dengan seluruh mahasiswa tanpa membedakan pilihan selama proses pemilihan. Menurut dia, seluruh mahasiswa memiliki peran yang sama dalam mendukung kemajuan organisasi.
"Kami berharap seluruh mahasiswa dapat bersama-sama membangun BEM FKIP menjadi organisasi yang lebih aktif, inklusif, dan mampu menjadi wadah penyaluran aspirasi mahasiswa," katanya.
Teobaldus dan Yafanfridus Sumanyono selanjutnya akan memimpin BEM FKIP Unika Santu Paulus Ruteng periode 2026–2027, menggantikan kepengurusan sebelumnya.