TRIBUNMATARAMAN.COM - Prediksi Susunan Pemain Swiss vs Kolombia di Piala Dunia 2026 Rabu (8/7/2026) tayang Siaran Langsung TVRI.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026 antara Swiss vs Kolombia juga dapat disaksikan via TV Online Live Streaming FolaPlay dan Live Streaming MAXStream mulai pukul 03.00 WIB.
Kolombia lebih diunggulkan berkat catatan pertahanan yang sangat solid. Sementara Swiss membawa misi mengakhiri kutukan yang membuat mereka selalu gagal melewati babak 16 besar dalam empat edisi terakhir Piala Dunia.
Baca juga: Dinas Pendidikan Siapkan Guru Tamu untuk Sekolah Rakyat di Kota Blitar
Pemenang pertandingan ini akan melaju ke babak perempat final dan menghadapi pemenang duel Argentina vs Mesir pada 12 Juli 2026 di Kansas, Amerika Serikat.
Nestor Lorenzo Waspadai Disiplin Permainan Swiss
Pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, menilai Swiss merupakan lawan yang sangat terorganisasi sehingga timnya harus bermain sabar sepanjang pertandingan.
Menurutnya, Nati memiliki keseimbangan permainan yang membuat mereka berbahaya saat menyerang maupun bertahan.
"Swiss adalah tim yang sangat terorganisasi. Mereka bermain dengan baik dan memiliki pemain-pemain berkualitas di lini depan. Ini akan menjadi pertandingan sulit," ujar Nestor Lorenzo, dikutip dari laman resmi FIFA.
Los Cafeteros melaju ke babak 16 besar dengan performa yang meyakinkan.
Tim asuhan Nestor Lorenzo keluar sebagai juara Grup K sebelum menyingkirkan Ghana dengan skor tipis 1-0 pada babak 32 besar.
Kolombia juga menjadi salah satu tim dengan lini pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026.
Dari empat pertandingan yang telah dijalani, mereka baru kebobolan satu gol, yakni saat mengalahkan Uzbekistan 3-1 pada laga pembuka.
Setelah itu, gawang yang dikawal Camilo Vargas selalu mencatatkan clean sheet dalam tiga pertandingan beruntun.
Di sektor depan, Kolombia memang tidak terlalu produktif dibandingkan tim unggulan lain, tetapi lima gol yang mereka cetak sudah cukup membawa mereka melangkah mulus ke fase gugur.
Swiss Ingin Putus Kutukan Babak 16 Besar
Di kubu Swiss, kemenangan 2-0 atas Aljazair pada babak 32 besar menjadi pencapaian bersejarah.
Hasil tersebut mengakhiri penantian selama 88 tahun untuk kembali meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia.
Secara keseluruhan, tim asuhan Murat Yakin telah mencetak sembilan gol dan kebobolan tiga kali dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026.
Kini Swiss memiliki target yang lebih besar, yakni mengakhiri kutukan yang membuat mereka selalu tersingkir di babak 16 besar.
Dalam empat edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2014, 2018, dan 2022, langkah Nati selalu terhenti pada fase ini.
Satu-satunya pengecualian terjadi pada Piala Dunia 2010 ketika mereka gagal lolos dari fase grup.
Swiss Siap Hadapi Tekanan Suporter Kolombia
Gelandang Swiss, Ardon Jashari, mengaku timnya sudah mempersiapkan diri menghadapi atmosfer panas yang diprediksi diciptakan pendukung Kolombia.
Menurutnya, pengalaman bermain di hadapan mayoritas suporter Kanada saat fase grup menjadi bekal berharga.
"Saya pikir kami sudah merasakan tekanan itu saat melawan Kanada, 90 persen stadion diisi oleh pendukung Kanada. Kali ini, suasananya akan sedikit lebih khusus," ujar Ardon Jashari, dikutip Reuters.
Ia menilai fan Kolombia dikenal sangat emosional dan mampu memberikan tekanan besar kepada lawan, baik di dalam maupun luar lapangan.
"Orang-orang Kolombia tidak hanya emosional di lapangan, tetapi juga di tribun penonton. Kami sudah pernah mencicipi atmosfer serupa saat melawan Brasil di Piala Dunia Qatar. Sekarang situasinya berbeda karena sudah memasuki fase gugur. Pertandingan ini dipastikan berjalan panas, termasuk di tribun," tambahnya.
Guna menyemarakkan euforia gelaran Piala Dunia 2026, Polres Malang beserta 30 polsek jajaran menggelar nonton bareng (nobar). Masyarakat umum diperbolehkan untuk ikut nobar di masing-masing kantor kepolisian.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna menindaklanjuti petunjuk dan arahan dari Mabes Polri dan Polda Jatim. Bahwa seluruh kantor kepolisian diwajibkan menggelar nobar.
"Konsep nobar yang kami usung adalah berkelanjutan, setiap hari dan setiap saat. Bukan nobar yang besar-besaran sekali kemudian sepi," kata Taat saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).
Sehingga ia menginstruksikan kepada seluruh anggota kepolisian di setiap polsek agar menyediakan ruang untuk nobar. Seperti area teras atau ruang tunggu pelayanan yang dilengkapi dengan makanan ringan serta minuman.
Sebagai contoh, Taat sempat mendatangi Polsek Bululawang ketika nobar berlangsung. Kegiatan nobar dilakukan di teras kantor kepolisian yang dilengkapi dengan meja dan kursi. Sedangkan di Polres Malang, nobar ditempatkan di ruang pelayanan SPKT, SKCK, dan ruangan lainnya.
Taat menyampaikan, sejauh ini antusiasme masyarakat yang datang ke Polsek maupun Polres dilaporkan cukup baik. Layanan nobar bisa dinikmati oleh warga sekitar kantor polisi maupun masyarakat umum.
"Dalam kesempatan ini, monggo masyarakat bisa nobar pertandingan Piala Dunia di Polres Malang maupun polsek. Kami siapkan snack ringan, minuman. 24 jam kami buka, jadi mau tengah malam, atau pagi, bisa datang untuk nobar," imbuhnya.
Berikut hasil pertemuan Swiss vs Kolombia:
25/03/2007: Kolombia 3-1 Swiss (Uji Coba)
26/06/1994: Swiss 0-2 Kolombia (Piala Dunia)
Hasil 5 Pertandingan Terakhir Swiss
03/07/2026: Swiss 2-0 Aljazair
24/06/2026: Swiss 2-1 Kanada
18/06/2026: Swiss 4-1 Bosnia Herzegovina
13/06/2026: Qatar 1-1 Swiss
06/06/2026: Swiss 1-1 Australia
Hasil 5 Pertandingan Terakhir Kolombia
04/07/2026: Kolombia 1-0 Ghana
28/06/2026: Kolombia 0-0 Portugal
24/06/2026: Kolombia 1-0 RD Kongo
18/06/2026: Uzbekistan 1-3 Kolombia
08/06/2026: Kolombia 2-0 Yordania
LINK Folaplay
LINK Maxtream
LINK TVRI
Proses instalasi FolaPlay dapat dilakukan dengan mudah melalui toko aplikasi resmi. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Granit Xhaka, Remo Freuler; Dan Ndoye, Johan Manzambi, Ruben Vargas; Breel Embolo. | Pelatih: Murat Yakin.
Kolombia (4-2-3-1): Camilo Vargas; Daniel Munoz, Davinson Sanchez, Jhon Lucumí, Johan Mojica; Jefferson Lerma, Gustavo Puerta; Jhon Arias, James Rodriguez, Luis Diaz; Luis Suarez. | Pelatih: Nestor Lorenzo.
(TribunMataraman.com)