Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumedang Capai 87 Persen, Dony Berterima Kasih Kepada Presiden Prabowo
Dedy Herdiana July 06, 2026 06:05 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Kebon Cau, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Senin (6/7/2026). 

Dony mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Ujungjaya telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada September 2026.

Menurut Dony, seluruh proses pembangunan fasilitas pendidikan tersebut berjalan sesuai target. 

"Secara umum progres pembangunannya sudah mencapai 87 persen. Insyaallah pada bulan September semuanya sudah siap sehingga peserta didik bisa mulai belajar di sini dengan fasilitas yang sangat baik," kata Dony. 

Baca juga: Tinjau Bedah Rumah di Sumedang, Menteri Maruarar Minta Anak Buah Beri Kepastian

Dony menyebutkan, hingga saat ini kegiatan belajar mengajar peserta didik Sekolah Rakyat di Sumedang untuk sementara masih berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK). 

Menurutnya, setelah pembangunan gedung di Ujungjaya rampung, seluruh peserta didik akan dipindahkan ke kompleks Sekolah Rakyat yang baru.

"Jika sudah rampung, seluruh siswa bersama siswa angkatan baru pindah. Total peeserta didik diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang," katanya. 

Politisi Partai Gerindra ini menuturkan, , Sekolah Rakyat di Sumedang hadir dengan fasilitas yang lengkap dan representatif, meliputi ruang kelas, asrama, ruang belajar, kantin, tempat ibadah, aula berkapasitas besar, hingga sarana olahraga seperti lapangan sepak bola berstandar FIFA, lapangan basket, dan fasilitas penunjang lainnya.

"Anak-anak dari keluarga kurang mampu kini memiliki kesempatan menikmati pendidikan dengan fasilitas yang luar biasa. Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa," katanya.

Dony optimistis keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi salah satu upaya efektif memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

"Boleh jadi orang tuanya belum beruntung, tetapi anak-anaknya memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih sejahtera melalui pendidikan berkualitas," ujarnya. 

Dony mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto atas gagasan pembangunan Sekolah Rakyat yang memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas program Sekolah Rakyat. Program ini menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan terbaik dengan fasilitas yang setara," ucap Dony. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.