Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan kawasan wisata Pantai Anyer dan Cinangka tetap aman untuk dikunjungi meski sempat beredar informasi mengenai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepastian tersebut disampaikan setelah Pemerintah Kabupaten Serang melakukan koordinasi langsung dengan Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau guna memastikan kondisi terkini aktivitas vulkanik di Selat Sunda.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga Minggu sore berada dalam kondisi landai, dan tidak memberikan dampak terhadap kawasan wisata di pesisir Kabupaten Serang.
"Hasil koordinasi menunjukkan bahwa hingga Minggu sore kondisi Anak Gunung Krakatau landai dan dinyatakan aman," kata Najib, Senin (6/7/2026).
Baca juga: Meski Gunung Anak Krakatau Siaga, Nelayan Pandeglang Tetap Melaut Demi Menghidupi Keluarga
Menurutnya, informasi tersebut penting disampaikan agar masyarakat tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi, terutama pada musim liburan ketika jumlah wisatawan yang datang ke Anyer dan Cinangka meningkat.
Wisatawan Diimbau Tetap Berlibur ke Anyer dan Cinangka
Najib mengajak masyarakat yang telah merencanakan liburan ke Pantai Anyer maupun Pantai Cinangka agar tidak membatalkan perjalanan.
Ia menegaskan hotel, penginapan, serta destinasi wisata di sepanjang pesisir Kabupaten Serang tetap beroperasi seperti biasa dan berada dalam kondisi aman.
"Kami menyambut para wisatawan yang datang. Silakan menikmati liburan dan menginap di hotel-hotel di kawasan Cinangka maupun Anyer karena berdasarkan hasil koordinasi kondisinya aman," ujarnya.
Ia menambahkan, kawasan wisata pantai di Kabupaten Serang masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dari berbagai daerah, khususnya saat akhir pekan dan musim libur.
Masyarakat Diminta Tidak Mudah Percaya Informasi yang Belum Terverifikasi
Di sisi lain, Najib mengakui sempat beredar informasi mengenai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.
Karena itu, Pemkab Serang mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan aktivitas gunung api maupun potensi bencana.
Menurutnya, setiap informasi sebaiknya dipastikan terlebih dahulu melalui sumber resmi pemerintah agar tidak menimbulkan kepanikan.
"Kami mengimbau masyarakat dan warganet agar setiap menerima informasi terlebih dahulu melakukan pengecekan melalui portal resmi BMKG maupun Pemerintah Kabupaten Serang, sehingga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," katanya.