TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman kembali melakukan perombakan skuad menjelang bergulirnya musim 2026/2027.
Kali ini, giliran Muhammad Tahir yang resmi mengakhiri kebersamaannya dengan tim berjuluk Super Elja.
Kepergian Tahir menambah daftar pemain lokal yang meninggalkan Stadion Maguwoharjo.
Sebelumnya, PSS telah lebih dulu melepas Irvan Mofu, Ichsan Pratama, Iman Fathurahman, dan Nuri Fasya.
Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan Tahir selama membela PSS Sleman.
“PSS Sleman mengucapkan terima kasih kepada Muhammad Tahir atas dedikasi dan kontribusinya di lini pertahanan Super Elja sepanjang musim 2025/2026,” ujar Yoni, Senin (6/7/2026).
Ia menilai pengalaman dan semangat juang pemain asal Papua tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan PSS hingga berhasil kembali promosi ke Super League.
“Pengalaman dan semangat juangnya menjadi bagian penting dalam perjalanan PSS kembali promosi ke Super League. Semoga sukses untuk perjalanan karier Tahir selanjutnya,” lanjutnya.
Muhammad Tahir bergabung dengan PSS Sleman pada awal musim 2025/2026 dengan status pinjaman dari PSBS Biak.
Sepanjang musim, pemain berusia 31 tahun itu beberapa kali dimainkan di berbagai posisi, mulai dari bek tengah hingga gelandang bertahan.
Berdasarkan catatan statistik, Tahir tampil dalam sembilan pertandingan Liga 2 musim 2025/2026 dengan rata-rata waktu bermain 78,8 menit per laga.
Selama membela Super Elja, ia menerima empat kartu kuning dan dua kartu merah, serta belum mencatatkan gol maupun assist.
Kepergian Tahir menjadi bagian dari langkah PSS Sleman melakukan penyegaran skuad setelah sukses mengamankan tiket promosi ke Super League musim 2026/2027.
Klub diperkirakan masih akan melakukan sejumlah pergerakan di bursa transfer untuk mempersiapkan tim menghadapi persaingan di kasta tertinggi.