Terungkap Hasil Investigasi Mi Instan Picu Ratusan Orang Kena Salmonella
GH News July 06, 2026 07:08 PM
Jakarta -

Hasil investigasi mendalam terkait wabah bakteri yang meresahkan warga Eropa akhirnya terkuak. Otoritas kesehatan memastikan bahwa produk mi instan rasa tertentu menjadi 'biang kerok' di balik melonjaknya kasus infeksi bakteri Salmonella, yang menginfeksi lebih dari 100 orang di berbagai negara Eropa.

Berdasarkan laporan investigasi bersama yang dirilis oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) serta Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA), produk yang teridentifikasi memicu wabah ini adalah mi instan rasa ayam (chicken-flavored instant noodles).

Hingga saat ini, tercatat sekitar 106 kasus infeksi Salmonella yang terkonfirmasi saling berkaitan erat di beberapa negara, termasuk Jerman, Inggris, Prancis, hingga Denmark.

"Melalui analisis pelacakan dan investigasi epidemiologis, ditemukan bukti kuat yang mengarah pada konsumsi produk mi instan rasa ayam yang diproduksi oleh sebuah produsen spesifik," tulis pernyataan resmi ECDC, dikutip dari .

Bumbu Mi Instan Diduga Terkontaminasi

Dalam proses investigasi tersebut, para ahli menyisir seluruh rantai pasok dan bahan baku pembuatan mi instan. Fokus penyelidikan mengarah kuat pada kantong bumbu (flavoring sachet) yang ada di dalam kemasan mi instan tersebut.

Bumbu bubuk rasa ayam tersebut diduga kuat telah terkontaminasi bakteri Salmonella sebelum dikemas dan didistribusikan ke pasaran.

Bakteri ini diketahui mampu bertahan hidup dalam kondisi kering, seperti pada bahan pangan berbentuk bubuk atau rempah-rempah.

Sebagai langkah pencegahan cepat pasca-investasi, otoritas keamanan pangan di negara-negara terdampak langsung menarik produk mi instan yang dicurigai dari rak-rak supermarket untuk mencegah meluasnya penularan. Perusahaan itu menyatakan sedang bekerja sama dengan pihak berwenang.

"Keselamatan konsumen kami adalah prioritas utama kami," tutur pihak Reeva Food.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Pihak medis mengingatkan masyarakat untuk waspada jika mengalami gejala keracunan makanan setelah mengonsumsi produk sejenis. Infeksi Salmonella umumnya menyerang saluran pencernaan dengan gejala awal berupa:

  • Diare parah (terkadang berdarah)
  • Demam tinggi yang muncul mendadak
  • Kram dan nyeri perut yang hebat
  • Mual dan muntah

Meskipun sebagian besar korban dapat pulih tanpa pengobatan khusus dalam waktu 4 hingga 7 hari, infeksi ini bisa berakibat fatal bagi kelompok rentan. Anak-anak di bawah usia 5 tahun, lansia, dan orang dengan sistem imun yang lemah berisiko tinggi mengalami dehidrasi parah hingga membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.