Pemkab Bangka Siapkan Rp3,5 Miliar untuk Bangun Kembali Jembatan Air Abik pada 2027
Asmadi Pandapotan Siregar July 06, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mematangkan rencana pembangunan kembali Jembatan Air Abik di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, yang ambruk akibat diterjang derasnya arus sungai pada awal 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka, Aristian, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk merealisasikan pembangunan jembatan tersebut pada tahun anggaran 2027.

"Untuk perbaikan Jembatan Air Abik di Kecamatan Belinyu, kita sudah siapkan proyeksinya di tahun anggaran 2027 dengan nilai pagu sebesar Rp3,5 miliar melalui sumber dana APBD," kata Aristian kepada Bangkapos.com, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, proyek pembangunan akan dilaksanakan melalui mekanisme lelang atau tender terbuka guna memastikan proses berjalan secara transparan dan menghasilkan kontraktor yang memiliki kompetensi untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

"Iya lelang tender nanti," ujarnya.

Disisi lain, pihaknya saat ini terus melakukan berbagai upaya percepatan. Salah satu fokus utama Pemkab Bangka adalah memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Agar seluruh rencana pembangunan strategis, termasuk perbaikan jembatan ini dapat terealisasi dengan optimal dan sesuai perencanaan bupati Bangka.

​"Kami saat ini memang tengah memacu diri untuk meningkatkan PAD. Hal ini sangat krusial agar program-program pembangunan, termasuk perbaikan jembatan yang menjadi akses ekonomi masyarakat ini, dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah kita tetapkan," ungkapnya.

Dimana sebelumnya, Sebuah jembatan di Kabupaten Bangka tepatnya di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu putus, Jumat (2/1/2026).

Tampak kondisi aspal jembatan yang masih basah tersebut amblas ke dalam aliran sungai. Jembatan mengalami patah di salah satu ujung sisinya.

Petugas kepolisian setempat bersama sejumlah warga tampak hadir di lokasi untuk melihat kondisi tersebut. Beberapa kendaraan juga tampak berhenti di ujung jalan lantaran tidak bisa lewat.

Cabang-cabang pohon turut ditempatkan pada bagian tengah jembatan sebagai penanda darurat sementara bagi pengendara supaya tidak melintas.

Putusnya jembatan tersebut terjadi pada sore hari, ketika cuaca di lokasi tersebut sedang hujan. Dari informasi yang dihimpun Bangkapos.com, jembatan tersebut putus lantaran diterjang derasnya aliran sungai.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka, Mulyarto Kurniawan menyebut bahwa pihaknya bersama Bupati Bangka segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan meminimalisir terjadinya kecelakaan.

“Bapak Bupati bersama Kabid Bina Marga PUPR dan tim teknis segera menuju lokasi jembatan yang ambruk stelah menerima laporan dari Kades Gunung Muda,” kata Mulyarto kepada Bangkapos.com.

"Selanjutnya menginventarisir penyebab ambruknya jembatan dan mengambil tindakan mendesak guna mengatasi dan perbaikan segera akses jalan tersebut,” jelasnya. (Bangkapos.com/Adi Saputra).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.