TRIBUNJAMBI.COM – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Provinsi Jambi. Mantan Rektor Universitas Jambi (Unja), Dr. H. Kemas Arsyad Somad, S.H., M.H., meninggal dunia pada Senin (6/7/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima, Kemas Arsyad Somad mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kambang, Jambi.
Kabar wafatnya mantan rektor dua periode tersebut lebih dulu beredar melalui berbagai grup percakapan WhatsApp dan media sosial.
Salah satu pesan yang beredar menyampaikan ucapan belasungkawa serta doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah meninggal orang tua kita Dr. H. Kemas Arsyad Somad, S.H., M.H., mantan Rektor Universitas Jambi dua periode. Mohon doa agar almarhum husnul khatimah.”
Informasi tersebut kemudian dibenarkan oleh keponakan almarhum, M. Ali Zaini, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Provinsi Jambi.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Ali Zaini membenarkan kabar duka tersebut.
“Ya,” jawabnya singkat.
Baca juga: Bupati di Jambi yang Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Ponselnya Tidak Aktif Lagi
Baca juga: Maulana Bentuk Tim Khusus Optimalkan Pendapatan Daerah usai Perubahan Regulasi Retribusi
Tokoh Pendidikan Berpengaruh di Jambi
Kemas Arsyad Somad merupakan salah satu akademisi senior yang memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan pendidikan tinggi di Provinsi Jambi.
Ia memimpin Universitas Jambi selama dua periode, yakni 2003 hingga 2012.
Selama masa kepemimpinannya, Kemas Arsyad dikenal sebagai salah satu tokoh yang mendorong pengembangan kampus, termasuk menjadi inisiator berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Jambi, yang kini menjadi salah satu fakultas strategis di perguruan tinggi tersebut.
Selain dikenal sebagai akademisi, almarhum juga aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan pendidikan di Jambi.
Putra Tokoh NU Jambi
Kemas Arsyad Somad lahir di Jambi dan merupakan putra dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Kemas Abdussomad.
Sepanjang kariernya, ia mengabdikan diri sebagai dosen, pendidik, sekaligus pemimpin perguruan tinggi.
Pemikiran serta perjalanan hidupnya juga pernah didokumentasikan dalam sebuah buku biografi yang mengulas kiprah dan kontribusinya bagi dunia pendidikan.
Kepergian Kemas Arsyad Somad menjadi kehilangan bagi keluarga besar Universitas Jambi, civitas akademika, serta masyarakat Jambi yang mengenalnya sebagai sosok pendidik dan tokoh yang berdedikasi dalam memajukan pendidikan di daerah.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.