Satu Lansia Meninggal, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran yang Hanguskan 6 Rumah di Palmerah Jakbar
Irwan Wahyu Kintoko July 06, 2026 08:20 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Jalan Palmerah Utara III, Palmerah, Palmerah, Jakarta Barat.

Peristiwa tersebut menewaskan seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Suratman (81).

Kapolsek Palmerah AKP Parman BM Nainggolan mengatakan, penyelidikan masih dilakukan oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Palmerah.

"Penyebab kebakaran dalam proses penyelidikan Reskrim Polsek Palmerah," kata Parman kepada wartawan di lokasi kebakaran, Senin (6/7/2026).

Baca juga: Tangis Mak Saiyah di Tengah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kenang Suami Meninggal Setelah Idap Asma

Menurut Parman, sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menewaskan Suratman.

Parman mengatakan pihak kepolisian memberikan bantuan ke warga terdampak sekaligus mengingatkan pentingnya upaya pencegahan kebakaran di kawasan padat penduduk.

Sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB menghanguskan enam rumah yang dihuni tujuh kepala keluarga.

Salah seorang warga, Sugiana, menceritakan kepanikan warga saat api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah yang sebagian besar berbahan kayu atau semi permanen.

Baca juga: Kebakaran Gudang di Cakung Jakarta Timur, Api Diduga Muncul Akibat Korsleting Listrik

"Proses pemadaman sampai kelar pemadam sekitar sampai jam 10 malam," kata Sugiana kepada Kompas.com saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin.

Menurut Sugiana, saat kebakaran berlangsung terdengar suara ledakan lebih dari dua kali yang diduga berasal dari tabung gas.

Selain itu, kabel udara yang terbakar juga sempat mengeluarkan suara keras.

Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual menggunakan ember, namun kobaran api telanjur membesar sehingga sulit dikendalikan.

Satu Korban

Ketua RT 15/RW 08 Kelurahan Palmerah, Ali Hamzah, mengatakan, Suratman ditemukan meninggal dunia di lantai dasar rumahnya.

Menurut Ali, awalnya keluarga dan warga mengira korban berhasil menyelamatkan diri.

Namun, setelah pintu rumah didobrak, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful, mengatakan, sebanyak 100 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

"Dugaan penyebab sementara karena fenomena listrik," kata Syaiful.

 

Sumber: Kompas.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.