Penumpang KA di Bekasi-Cikampek Tembus 2,26 Juta pada Semester I 2026
Dwi Rizki July 06, 2026 08:20 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mobilitas masyarakat menggunakan kereta api di Stasiun Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek terus menunjukkan pertumbuhan positif. Sepanjang Semester I 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat total 2.267.510 penumpang berangkat dan tiba di empat stasiun tersebut.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.148.248 penumpang berangkat dan 1.119.262 penumpang tiba. Dibandingkan Semester I 2025 yang mencatat total 2.047.033 penumpang, volume mobilitas penumpang pada Semester I 2026 tumbuh sekitar 10,8 persen.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat serta semakin besarnya kepercayaan terhadap transportasi kereta api, khususnya di wilayah Bekasi hingga Cikampek.

“Pertumbuhan volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota," ungkap Franoto dalam siaran tertulis pada Senin (6/7/2026).

"KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya meningkatkan aspek keselamatan, pelayanan, dan kenyamanan pelanggan di seluruh stasiun,” jelasnya.

Baca juga: Bank Jakarta Gelar Lomba Storytelling, Asah Kreativitas Anak di PRJ 2026

Pertumbuhan volume penumpang terjadi di seluruh stasiun. Stasiun Karawang mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 27,8 persen, disusul Stasiun Cikampek 11,7 persen, Stasiun Bekasi 10,8 persen, dan Stasiun Cikarang 3,7 persen dibandingkan Semester I 2025.

Di Stasiun Bekasi, jumlah penumpang berangkat meningkat 11 persen, dari 652.836 menjadi 724.582 penumpang. Sementara volume kedatangan naik 10,6 persen, dari 634.967 menjadi 702.430 penumpang. Secara keseluruhan, pergerakan penumpang di Stasiun Bekasi mencapai 1.427.012 orang, tumbuh 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Stasiun Cikarang mencatat 223.539 penumpang berangkat dan 207.601 penumpang tiba pada Semester I 2026. Secara keseluruhan, mobilitas penumpang di Stasiun Cikarang mencapai 431.140 orang, tumbuh 3,7 persen dibandingkan Semester I 2025.

Pertumbuhan tertinggi terjadi di Stasiun Karawang. Volume keberangkatan meningkat 28,1 persen, dari 79.082 menjadi 101.324 penumpang. Sementara volume kedatangan naik 27,5 persen, dari 81.119 menjadi 103.399 penumpang. Secara keseluruhan, mobilitas penumpang di Stasiun Karawang mencapai 204.723 orang, tumbuh 27,8 persen.

Adapun Stasiun Cikampek mencatat 98.803 penumpang berangkat dan 105.832 penumpang tiba. Total mobilitas penumpang mencapai 204.635 orang, tumbuh 11,7 persen dibandingkan Semester I 2025.

Franoto menjelaskan, tren pertumbuhan di setiap stasiun menjadi indikator meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta api, baik untuk perjalanan menuju Jakarta maupun perjalanan ke berbagai kota tujuan lainnya.

“Karakter pertumbuhan di masing-masing wilayah berbeda, namun secara keseluruhan trennya positif. KAI Daop 1 Jakarta akan terus menyesuaikan pelayanan dan fasilitas agar peningkatan mobilitas masyarakat dapat dilayani dengan aman, nyaman, dan optimal,” kata Franoto.

Secara keseluruhan, tren mobilitas penumpang di empat stasiun tersebut juga mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada Semester I 2022, total volume keberangkatan dan kedatangan tercatat sebanyak 1.205.282 penumpang. Pada Semester I 2026, jumlah tersebut telah mencapai 2.267.510 penumpang atau tumbuh sekitar 88,1 persen.

KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan pelanggan, kesiapan operasional, fasilitas stasiun, serta aspek keselamatan untuk mengimbangi pertumbuhan jumlah pengguna kereta api di wilayah Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek.

KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi penjualan tiket lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.