1.125 Mahasiswa KKN Unipa Dilepas ke Masyarakat, Rektor Gery: Jangan Menggurui Masyarakat
Nofri Fuka July 06, 2026 08:44 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sebanyak 1.125 mahasiswa Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Mahasiswa-mahasiswi tersebut dilepas menuju ke masing-daerah dan desa oleh Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa), Dr. Jonas K. G. D. Gobang, S. Fil., M. A bersama Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago di aula Nawacita, Unipa pada Sabtu (6/7/2026). 

Rektor Unipa yang kerap disapa Gery Gobang itu menuturkan ada dua kelompok mahasiswa KKN,yakni KKN Tematik Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrim (Gentaskin) LLDT 15 maupun Gentaskin Reguler Universitas Nusa Nipa. 

Tema GENTASKIN merupakan suatu perwujudan dari kolaborasi Universitas Nusa Nipa selaku Lembaga Perguruan Tinggi bersama pemerintah dan juga masyarakat untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi situasi atau kondisi stunting di berbagai tempat atau lokasi KKN. 

 

Baca juga: Daftar Nama Dosen Tetap Berkualifikasi S3 di Universitas Nusa Nipa

 

 

Diharapkan para peserta KKN dapat mengimplementasikan konsep atau gagasan secara teoritis, secara konkret di lapangan. 

"Jadi gagasan-gagasan itu baik yang sesuai dengan basis keilmuan masing-masing harus dibuat secara konkret. Mereka harus bisa menemukan langkah-langkah konkret dipadukan dengan konsep atau teori yang mereka pelajari di kampus dan ini saatnya mereka harus bisa membuktikan," ujar Rektor Gery. 

Orang nomor satu di kampung orange itu menegaskan dari aspek akademik, teori, gagasan, konsep itu harus mampu diimplementasikan oleh mahasiswa Unipa Maumere sesuai bidang ilmu oengetahuan masing-masing.  Kemudian dari aspek sosia, ia berharap para mahasiswa peserta KKN mampu berbaur bersa maayarakat. 

"Saya berpesan kepada mereka (mahasiswa Unipa) jangan menggurui masyarakat. Tapi disana anda mengambil kesempatan untuk belajar dari masyarakat, bagaimana cara belajar dari masyarakat," paparnya. 

Calon Guru Besar Unipa Maumere itu mengingatkan mahasiswa KKN harus bisa membuka mata mata, telinga, mata hati, pikiran untuk menemukan potensi-potensi yang bisa dikembangkan oleh masyarakat. 

Selain itu mahasiswa KKN harus mendapatkan sentuhan implementatif dari aspek akademis,menjadi suatu kolaborasi dari pihak Perguruan Tinggi dan masyarakat.

"Harus ada jiwa kerendahan hati, kita datang bukan untuk menunjukkan bahwa kita ini calon sarjana, kita ini orang yang berpendidikan. Tapi di sana kita harus memiliki jiwa yang rendah hati," pungkasnya. 

Pantauan TribunFlores.com, peserta KKN Unipa tampil rapih menggunakan jas almamater dan baju KKN. Mereka turun ke desa dam daerah tujuan menggunakan kendaraan roda empat.

Adapun beberapa daerah yang menjadi fokus KKN GENTASKIN LLDT 15 yaitu Manggarai Timur, Flores Timur dan Nagekeo dan Ngada. KKN akan berlangsung selama satu bulan dari Juli - Agustus 2026. (moa) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.