Sepuluh tahun lalu, tim India U-17 berhasil menahan imbang Norwegia tanpa gol di babak pertama dalam sebuah laga internasional kelompok usia. Pada hari Minggu, salah satu pemain dari tim Norwegia saat itu, Erling Haaland, memimpin negaranya melaju ke perempat final Piala Dunia FIFA berkat penampilan brilian melawan tim kuat Brasil.
Haaland mencetak dua gol saat Norwegia menumbangkan Brasil 2-1 untuk mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sang penyerang menanduk bola untuk mencetak gol keunggulan pada menit ke-79 sebelum menambah satu gol lagi menjelang waktu normal berakhir, memastikan Norwegia melangkah ke babak berikutnya.
“Mungkin ini akan menjadi sejarah bagi Norwegia,” kata Haaland. “Semua orang hanya perlu menikmatinya. Ini hari yang luar biasa gila. Ini salah satu hari paling luar biasa dalam sejarah Norwegia. Nikmati saja, rasakan, dan nikmati momen ini.”
Gol keduanya di laga tersebut menjadi gol ketujuh Haaland di turnamen ini, membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappé dalam perebutan Sepatu Emas.
Norwegia tampil di Piala Dunia untuk keempat kalinya dan untuk pertama kalinya sejak 1998 setelah absen dalam enam edisi sebelumnya. Haaland, yang akan berusia 26 tahun pada 21 Juli, bahkan belum lahir ketika Norwegia terakhir kali berpartisipasi di turnamen tersebut. Kini, ia menjadi pesepak bola paling terkenal dari negaranya.
Setelah penampilan luar biasa Haaland, komentator kriket Joy Bhattacharjya mengingat kembali kaitan sang pemain dengan sepak bola India.
Bhattacharjya menjelaskan bahwa pada tahun 2016, Haaland bermain untuk tim Norwegia U-16 melawan tim India U-17 yang saat itu sedang bersiap menghadapi Piala Dunia U-17. Pertandingan berakhir tanpa gol di babak pertama sebelum bek India, Sanjeev Stalin, diusir dari lapangan. Haaland kemudian mencetak gol saat Norwegia menang 2-0.
Laporan pertandingan tanggal 19 Juni 2016 masih tersedia di situs Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF).
“Setelah tim muda India bermain dengan 10 orang di menit ke-54 ketika Sanjeev menerima kartu kuning kedua akibat tekel keras, Norwegia unggul pada menit ke-57 melalui Erling Braut Haaland dan menggandakan keunggulan pada menit ke-80 lewat tendangan Erik Botheim yang bersarang di gawang,” tulis laporan tersebut.
“Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Sanjeev mendapat kartu merah pada menit ke-54 dan India harus bermain dengan 10 pemain. Tim muda India gagal mengejar ketertinggalan setelah kebobolan di menit ke-57 dan ke-80, dan skor akhir 2-0 untuk kemenangan Norwegia.”
Beberapa pemain dari tim India U-17 tersebut kemudian membela tim nasional senior serta klub-klub di Liga Super India. Sementara itu, Haaland berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di dunia sepak bola.
Saat Norwegia bersiap menghadapi perempat final Piala Dunia FIFA 2026, sepak bola India kini berada di posisi berbeda. Di antara 211 anggota FIFA, India menempati peringkat ke-138 dunia.