Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mohammad Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Ruas Jalan Gondang–Pacet ditutup total akibat proyek pelebaran Jembatan Sajen di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Penutupan ini diperkirakan berlangsung selama 180 hari atau sekitar enam bulan.
Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas dari arah Gondang menuju Pacet maupun sebaliknya dialihkan melalui jalur alternatif Kutorejo–Pacet–Mojosari.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya mengatakan pelebaran Jembatan Sajen di ruas jalan Pacing- Pacet on schedule dan masih terus berproses.
"Pengerjaan pelebaran Jembatan Sajen selama 180 hari kalender, target rampung 30 November 2026 nanti," ujar Henri, Senin (6/7/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan rambu penutupan jalan telah dipasang di sejumlah titik, termasuk di simpang Karlina menuju Bundaran Pacet.
Baca juga: Wisatawan Asal Bangkalan Madura Jadi Korban Pencurian di Pacet, Pelaku Babak Belur Dihakimi Massa
Penutupan akses tersebut sempat menyebabkan kepadatan kendaraan di kawasan Bundaran Pacet menuju Kutorejo dan sebaliknya.
Dikatakan Henri, pelebaran Jembatan Sajen menuju jalan standar dengan bentang 12 meter dan lebar 9,5 meter.
Anggaran pembangunan jembatan permanen ini berasal dari APBD Tahun 2026, dengan nilai kontrak senilai Rp 2.756.835.000.
Pembangunan infrastruktur jembatan dapat bermanfaat bagi masyarakat serta memperlancar ekonomi dan sosial di wilayah setempat.
Pengakuan warga setempat, Suhartatik (52) mengaku, dirinya tidak mempersoalkan perbaikan jembatan yang menutup akses jalan warga ke Pacet dan sebaliknya. Dirinya memutar cukup jauh untuk menuju ke pusat ekonomi Pacet.
"Tidak masalah jalannya ditutup kan memang ada perbaikan jembatan, dulu sempit lebih lebar jalannya ketimbang jembatannya. Kalau sudah jadi warga sini juga diuntungkan karena jembatannya sudah lebar," tutupnya.
Baca juga: Tuntas Dipasang Pagar Besi Pengaman, Jembatan Kembar Pacet-Cangar Justru Jadi Spot Favorit Wisatawan