Kepergok Curi Motor di Gurah Kediri, Residivis Curanmor Sempat Jadi Amukan Warga
Rendy Nicko July 06, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Aksi pencurian sepeda motor di Dusun Mangunrejo Desa Bangkok Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Jawa Timur berakhir gagal setelah pelakunya dipergoki warga. Terduga pelaku bahkan sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan polisi, Minggu (5/7/2026).

Pelaku diketahui berinisial EW (49) warga Desa Gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Ia diduga berusaha mencuri sepeda motor Honda Beat milik Neneng Fauziyah warga Desa Semen Kecamatan Pagu.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Angga Riatma mengatakan pihaknya bersama Unit Reskrim Polsek Gurah langsung menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat terkait percobaan pencurian kendaraan bermotor.

Sebelumnya, terduga pelaku berhasil diamankan warga. Untuk mengantisipasi tindakan main hakim sendiri, petugas bersama perangkat desa segera mengevakuasi pelaku ke tempat yang aman sebelum dibawa ke kantor polisi. 

Baca juga: Film Dokumenter Sunghai Angkat Prasasti Kamulan Trenggalek, Jadi Lebih Menarik Media Edukasi

Dari keterangan saksi, Angga menjelaskan peristiwa bermula ketika korban memarkir sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi AG 4858 EBJ di lahan kosong di samping rumah kerabat sekitar pukul 11.30 WIB. Kendaraan diparkir dalam kondisi kunci kontak telah dicabut, namun rumah kunci tidak ditutup.

Melihat situasi sekitar sepi, pelaku diduga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalankan aksinya. 

"Saat korban masuk ke dalam rumah itu, pelaku melancarkan aksinya," jelas Angga, Senin (6/7/2026).

Sekitar pukul 13.30 WIB, pelaku merusak rumah kunci sepeda motor menggunakan kunci letter T hingga mesin kendaraan berhasil dihidupkan.

Saat itulah aksi pelaku diketahui oleh seorang warga yang melihat sepeda motor korban sudah berhasil dinyalakan. Menyadari aksinya diketahui, pelaku langsung meninggalkan motor tersebut dan berusaha melarikan diri.

Warga yang telah curiga kemudian melakukan pengejaran. Salah seorang warga mengenali pelaku yang sebelumnya terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi, sehingga pengejaran semakin mudah dilakukan.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga. Emosi warga yang kesal membuat pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa. 

Beruntung, perangkat desa bersama tokoh masyarakat segera mengamankan pelaku dan membawanya ke rumah Kepala Dusun Mangunrejo sebelum diserahkan kepada polisi.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Scoopy. Setelah berhasil menyalakan Honda Beat milik korban, pelaku sempat meninggalkan lokasi menggunakan Scoopy untuk mencari tempat yang dianggap aman menyembunyikan kendaraan curian.

Namun karena tidak menemukan lokasi yang sesuai, pelaku kembali ke tempat semula. Nahas, saat kembali itulah aksinya dipergoki warga hingga akhirnya gagal membawa kabur sepeda motor korban.

Angga mengungkapkan, EW bukanlah pelaku baru. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ia merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang pernah dipidana pada 2005 dan 2013 atas perkara serupa.

"Berdasarkan hasil interogasi, tersangka juga mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor di lima lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Kediri. Kasus ini masih terus kami kembangkan," ungkapnya.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah kunci letter T, helm merah merek INK, jaket hitam, sepasang sandal, sepeda motor Honda Beat milik korban beserta STNK dan BPKB, serta satu unit Honda Scoopy yang diduga digunakan pelaku saat beraksi.

Selain itu, hasil pengembangan juga mengarah pada pengamanan beberapa sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana curanmor di wilayah Kecamatan Wates, Kandat dan Gurah beserta sejumlah kunci palsu yang digunakan pelaku. 

Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun keterlibatan pelaku lain dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor tersebut.

"Pelaku diamankan di Mapolres Kediri, sementara barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.