Elliot Anderson, Mateus Fernandes, dan Sandro Tonali kini resmi tidak lagi tersedia di pasar transfer – jadi, ke mana Manchester United harus beralih? Berikut peringkat opsi gelandang Setan Merah setelah beberapa kegagalan awal di bursa transfer musim panas ini.
Pekan lalu menjadi momen luar biasa bagi Tottenham Hotspur. Meski hanya finis di posisi ke-17 dalam dua musim terakhir Liga Premier, klub asal London Utara itu berhasil merekrut dua gelandang paling diincar di Inggris saat ini, Matheus Fernandes dan Sandro Tonali. Meskipun mereka mungkin membayar lebih mahal dari harga pasar, para pendukung Spurs yang telah lama menantikan perubahan besar jelas merasa gembira setelah rekor transfer klub dipecahkan dua kali dalam hitungan hari. Hal ini menjadi kontras dengan masa kepemimpinan mantan ketua eksekutif Daniel Levy, yang selama ini enggan mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain top.
Namun, para penggemar Manchester United justru kebingungan harus bereaksi seperti apa. Mereka telah melihat klub mereka menghabiskan jutaan poundsterling di pasar transfer dalam beberapa tahun terakhir tanpa hasil yang memuaskan, sehingga kini mereka lebih menghargai pentingnya kehati-hatian finansial. Namun di sisi lain, kekhawatiran muncul bahwa manajer Michael Carrick mungkin tidak memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk bersaing di empat kompetisi selama musim 2026–27.
Ekspektasinya, setelah secara mengejutkan finis di posisi ketiga Liga Premier dan memastikan tiket ke Liga Champions, United akan berbelanja besar di musim panas ini. Namun sejauh ini, belum ada satu pun perekrutan yang rampung. Transfer Ederson senilai £35 juta dari Atalanta belum juga diselesaikan karena sang pemain masih membela Brasil di Piala Dunia. Meski kesepakatan tersebut diyakini hanya menunggu waktu, para pendukung United mulai merasa khawatir setelah melihat Elliot Anderson bergabung dengan Manchester City, sementara Fernandes dan Tonali telah resmi ke Tottenham.
Lalu, apa langkah berikutnya bagi United? Fakta bahwa harga gelandang kini melonjak gila-gilaan menunjukkan betapa sulitnya mencari pemain berkualitas, baik sebagai pengatur serangan maupun penghancur permainan, di situasi pasar saat ini. Kebutuhan Carrick akan tambahan tenaga di lini tengah pun semakin mendesak setelah Manuel Ugarte mengalami cedera serius di Piala Dunia. Namun, bukan berarti United kehabisan pilihan. Berikut daftar tujuh gelandang terbaik yang masih tersedia di pasar menurut GOAL.
7. Ayyoub Bouaddi (Lille)
Sebelum Piala Dunia dimulai, Ayyoub Bouaddi sudah menarik perhatian lewat performanya bersama Lille. Namun, penampilan luar biasa pemain berusia 18 tahun itu saat membela Maroko melawan Brasil di laga pembuka membuat namanya melejit secara global.
Mengingat kebutuhan United akan gelandang yang mampu mengatur dan merebut bola, Bouaddi langsung dikaitkan dengan klub tersebut – meski hampir semua klub besar Eropa juga tertarik. Meski demikian, masih menjadi tanda tanya apakah United bersedia mengeluarkan dana besar untuk pemain muda Maroko itu setelah hampir mendapatkan Ederson. Terlepas dari itu, Bouaddi jelas terlihat seperti talenta generasi baru yang istimewa.
6. Sander Berge (Fulham)
Pilihan murah dan tidak biasa. Selama bertahun-tahun, Sander Berge selalu disebut-sebut akan bergabung dengan klub papan atas Inggris, namun hal itu tak pernah terwujud. Gelandang asal Norwegia ini sempat bersinar di Sheffield United, kemudian bermain satu musim di Burnley sebelum pindah ke Fulham pada 2024.
Kini, Berge kembali menunjukkan kualitasnya di Piala Dunia, yang memicu spekulasi bahwa United, yang semakin terdesak, mungkin akan melirik pemain berusia 28 tahun ini untuk memperkuat lini tengah mereka. Ide tersebut sebenarnya tidak buruk, karena Berge bisa menawarkan sesuatu yang berbeda dengan harga yang relatif terjangkau.
5. Felix Nmecha (Borussia Dortmund)
Nama Felix Nmecha sering diperbincangkan dalam beberapa pekan terakhir, dan hal itu memang bisa dimengerti. Lulusan akademi Manchester City ini telah menjadi pemain reguler di Borussia Dortmund dalam dua musim terakhir dan bahkan berhasil menembus tim utama Jerman.
Ia memiliki postur kuat, kemampuan teknik tinggi, dan tampil cukup baik untuk negaranya di Piala Dunia 2026 – meski performa Jerman secara keseluruhan mengecewakan. Nmecha tampil buruk ketika Jerman disingkirkan Paraguay di babak 32 besar. Karena itu, meskipun ia dianggap sebagai opsi murah yang menarik, masih ada keraguan mengenai kualitas sejatinya di usia 25 tahun.
4. Aurelien Tchouameni (Real Madrid)
Bisa dibilang, Aurelien Tchouameni adalah target utama United. Beberapa bulan lalu, peluang untuk mendatangkannya terlihat cukup terbuka. Perselisihan di ruang ganti dengan Federico Valverde sempat memunculkan kabar bahwa Tchouameni ingin mengakhiri masa empat tahunnya di Santiago Bernabeu. Namun, kedatangan pelatih baru José Mourinho tampaknya mengubah segalanya.
Pelatih asal Portugal itu dikabarkan sangat mengagumi pemain berusia 25 tahun tersebut dan melihatnya sebagai sosok ideal untuk menjadi jangkar lini tengah Real Madrid musim depan. Dengan demikian, peluang United untuk merekrut Tchouameni kini tampak sangat kecil.
3. Carlos Baleba (Brighton)
Carlos Baleba menjadi salah satu pemain yang sangat diinginkan direktur sepak bola United, Jason Wilcox, karena diyakini mampu berkembang menjadi gelandang terbaik di Liga Premier. United sebenarnya sudah mencoba merekrut pemain asal Kamerun ini musim panas lalu, tetapi menolak memenuhi harga £100 juta yang diminta Brighton.
Yang mengejutkan, Brighton dikabarkan tetap mempertahankan valuasi tinggi itu, meskipun performa Baleba sepanjang musim 2025–26 tidak terlalu menonjol. Tidak diragukan lagi, pemain berusia 22 tahun tersebut bisa menambah kekuatan di lini tengah United, tetapi sulit membenarkan harga yang begitu tinggi untuk pemain yang masih harus banyak membuktikan diri.
2. Alex Scott (Bournemouth)
Alex Scott adalah gelandang muda yang terus berkembang dan berperan penting dalam keberhasilan Bournemouth lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya lewat finis di posisi keenam Liga Premier. Beberapa pengamat bahkan menilai ia layak masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia musim panas ini di Amerika Utara. Scott juga terus dikaitkan dengan Liverpool sejak pelatih Andoni Iraola pindah ke Anfield.
Namun, United juga disebut sangat tertarik pada pemain berusia 22 tahun itu, yang mencetak empat gol dan memberikan dua assist dari posisi gelandang bertahan musim lalu. Laporan menyebutkan bahwa Bournemouth bersedia melepas Scott, tetapi hanya dengan harga yang tepat – yakni sekitar £70 juta. United kini menghadapi dilema besar, karena meskipun potensinya besar, harga tersebut mungkin terlalu tinggi.
1. Andrey Santos (Chelsea)
Akhir pekan lalu muncul kabar bahwa Andrey Santos juga masuk radar United, dan reaksi para penggemar di dunia maya cukup beragam. Gelandang asal Brasil itu sempat disebut sebagai bintang masa depan Selecao setelah menembus tim utama Vasco da Gama pada usia 16 tahun pada 2021. Namun, ia bahkan tidak masuk skuad Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia, yang menimbulkan pertanyaan mengingat lini tengah Brasil kekurangan pemain dinamis. Selain itu, meskipun telah bergabung dengan Chelsea sejak 2023, Santos baru mendapatkan kesempatan bermain reguler musim lalu di bawah asuhan Liam Rosenior.
Meski demikian, potensi besar jelas terlihat. Mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, juga percaya bahwa pemain berusia 22 tahun ini bisa berkembang pesat sebagai gelandang bertahan. Ia mungkin menjadi target paling realistis di daftar ini, karena Chelsea dikabarkan terbuka untuk menjualnya. Dengan alasan tersebut, Santos tampaknya menjadi kandidat paling mungkin untuk bergabung dengan Manchester United dalam beberapa minggu mendatang.