TRIBUNSHOPPING.COM - Mesin cuci front loading adalah jenis mesin cuci yang memiliki pintu bukaan di bagian depan dan menggunakan sistem putaran drum horizontal untuk membersihkan pakaian.
Tipe mesin cuci ini dikenal mampu mencuci lebih efisien, hemat air, dan memberikan perawatan yang lebih baik pada berbagai jenis kain.
Karena sering digunakan untuk mencuci pakaian sehari-hari, bagian dalam mesin cuci front loading rentan mengalami penumpukan sisa deterjen, kotoran, serat kain, hingga kelembapan yang bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.
Jika tidak dibersihkan secara rutin, kondisi ini dapat menyebabkan bau tidak sedap dan menurunkan performa mesin.
Oleh karena itu, perawatan dan pembersihan berkala menjadi langkah penting untuk menjaga mesin cuci front loading tetap higienis dan awet.
Baca juga: 8 Kesalahan Penggunaan Mesin Cuci Front Loading yang Harus Dihindari
Selain membantu menghasilkan cucian yang lebih bersih, kebiasaan ini juga dapat memperpanjang umur pakai mesin dan mengurangi risiko kerusakan pada komponen penting.
1. Kosongkan Drum sebelum Membersihkan
Langkah pertama adalah memastikan tidak ada pakaian yang tertinggal di dalam drum.
Periksa bagian tabung secara menyeluruh sebelum memulai proses pembersihan.
Drum yang kosong memungkinkan proses pembersihan berjalan maksimal dan membantu menghilangkan sisa kotoran yang menempel pada dinding tabung tanpa terhalang pakaian.
Baca juga: 8 Cara Menggunakan Mesin Cuci Front Loading dengan Hemat
2. Rutin Bersihkan Karet Pintu
Karet pintu merupakan salah satu area yang paling sering menjadi tempat berkumpulnya air, debu, serat kain, dan sisa deterjen.
Jika dibiarkan, bagian ini dapat menjadi sarang jamur dan bakteri.
Gunakan kain lembut yang sedikit dibasahi untuk membersihkan seluruh lipatan karet pintu.
Pastikan kamu mengelap hingga ke bagian dalam lipatan karena area tersebut sering menyimpan kotoran yang tidak terlihat.
3. Bersihkan Laci Deterjen
Laci deterjen sering kali menyimpan residu sabun dan pelembut pakaian yang mengeras seiring waktu.
Penumpukan ini bisa menghambat aliran deterjen saat proses pencucian berlangsung.
Lepaskan laci deterjen sesuai petunjuk pada buku manual, lalu cuci menggunakan air hangat dan sikat berbulu lembut.
Setelah bersih, keringkan sebelum memasangnya kembali.
Baca juga: 5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Harga Rp 3 Jutaan
4. Jalankan Program Drum Clean
Sebagian besar mesin cuci front loading modern telah dilengkapi fitur Drum Clean atau Tub Clean.
Program ini dirancang khusus untuk membersihkan bagian dalam tabung secara menyeluruh.
Jalankan program tersebut secara berkala sesuai anjuran pabrikan.
Jika mesin tidak memiliki fitur ini, kamu bisa menjalankan siklus pencucian kosong dengan air hangat untuk membantu membersihkan bagian dalam drum.
5. Bersihkan Filter Mesin Cuci
Filter berfungsi menyaring serat kain, rambut, dan benda kecil yang terbawa selama proses pencucian.
Apabila filter terlalu kotor, aliran air dapat terganggu dan performa mesin menjadi menurun.
Buka filter sesuai petunjuk penggunaan, lalu bersihkan kotoran yang menempel.
Lakukan proses ini secara rutin agar sistem pembuangan air tetap bekerja dengan baik.
Baca juga: 3 Rekomendasi Toko Elektronik Termurah dan Terlengkap di Karangasem Bali
6. Lap Bagian Dalam dan Luar Drum
Setelah proses pembersihan selesai, lap bagian dalam drum menggunakan kain bersih dan kering.
Langkah ini membantu mengurangi kelembapan yang tersisa setelah pencucian.
Jangan lupa membersihkan bagian luar mesin, termasuk panel kontrol dan pintu kaca, agar mesin tetap terlihat rapi dan terawat.
7. Biarkan Pintu Terbuka setelah Digunakan
Salah satu penyebab utama munculnya bau apek pada mesin cuci front loading adalah kelembapan yang terperangkap di dalam drum.
Oleh karena itu, biasakan membiarkan pintu mesin sedikit terbuka setelah selesai digunakan.
Sirkulasi udara yang baik akan membantu mengeringkan bagian dalam mesin dan mengurangi risiko pertumbuhan jamur maupun bakteri.
Baca juga: Review Lengkap Mesin Cuci Inverter Sanken SFL-1150V, Kelebihan dan Kekurangan
8. Gunakan Deterjen Sesuai Takaran
Pemakaian deterjen yang berlebihan dapat meninggalkan residu pada tabung, laci deterjen, dan saluran pembuangan.
Endapan ini lama-kelamaan bisa menyebabkan bau tidak sedap dan menurunkan efisiensi mesin.
Gunakan deterjen khusus front loading sesuai takaran yang dianjurkan agar proses pencucian lebih efektif dan mesin tetap bersih.
9. Jadwalkan Pembersihan Berkala
Membersihkan mesin cuci tidak perlu menunggu hingga muncul bau atau masalah tertentu.
Buat jadwal perawatan rutin, misalnya membersihkan karet pintu setiap minggu dan menjalankan Drum Clean setiap satu bulan sekali.
Perawatan yang konsisten akan membantu menjaga performa mesin tetap optimal sekaligus memperpanjang usia penggunaannya.
Membersihkan mesin cuci front loading secara rutin merupakan langkah penting untuk menjaga kebersihan, performa, dan daya tahannya.
Mulai dari membersihkan karet pintu, laci deterjen, filter, hingga menjalankan program Drum Clean, setiap langkah memiliki peran penting dalam mencegah penumpukan kotoran dan bau tidak sedap.
Dengan perawatan yang tepat, mesin cuci front loading akan tetap higienis, bekerja lebih efisien, dan mampu menghasilkan cucian yang bersih setiap saat.
Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.
(TribunShopping.com/Nina Yuniar)