PILU Ojol Perempuan Tunarungu di Medan Ditabrak Saat Ambil Orderan dan Motor Dicuri Penumpang Angkot
Angel aginta sembiring July 07, 2026 08:27 AM

TRIBUN-MEDAN.COM – Pilu seorang ojek online (ojol) perempuan penyandang tunarungu di Medan ditabrak angkot saat hendak jemput orderan dan motornya dimaling.

Nasib pilu dialami ojol perempuan bernama Rosa (26) yang menjadi korban kecelakaan dan pencurian di Medan.

Rosa ditabrak angkot saat hendak menjemput orderan di kawasan Jalan Jamin Ginting, tak jauh dari komplek Citra Garden, Medan.

Sementara sepeda motornya justru dimaling oleh penumpang angkot yang seolah-olah akan membatu korban dengan menyelamatkan semua barang korban.

Vandi teman Rosa mengungkap awalnya ia mengetahui perempuan penyandang tunarungu itu mengalami kecelakaan bermula saat menerima telfon dari telepon seluler korban.

Baca juga: Camat Polonia Medan Terbukti Korupsi BBM Kendaraan Sampah Divonis 16 Bulan Penjara

Saat itu, ia mendengar laporan dari warga sekitar yang mengetahui kejadian yang dialami korban hingga akhirnya ia datang ke lokasi kejadian.  

"Jadi jam 11.45 WIB, beliau nelpon saya itu, tapi yang ngomong bukan dia. Orang yang nolongin dia itu. Bilang kalau kakak (korban) kecelakaan.

Jadi saya reflek, tolong kirim lokasi ke saya, tolong fotokan dia," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Setelah memastikan keadaan korban, dirinya mengatakan ia langsung berkomunikasi dengan rekan-rekan sesama Ojol yang dekat dengan lokasi korban.  

"Saya kontak kawan-kawan ya, yang terdekat sama lokasi itu lokasinya berada di Jalan Jamin Ginting," ucapnya.

Ia merincikan, awalnya Rosa rencana mengambil orderan ke kawasan Pasar Baru namun tersenggol oleh angkot yang diduga ugal-ugalan.

Kata, karena laju yang ugal-ugalan angkot tersebut menyenggol sepeda motor Rosa hingga akhirnya membuatnya oleng dan terjatuh.

"Begitu dia jatuh, sopir angkotnya itu sempat turun. Dia bilang ke orang yang ada di sana, dia akan bertanggungjawab.

Tapi itu dia kan lagi bawa penumpang, dia janji sama orang yang ada di situ bakalan nurunin penumpang dulu di daerah Pajus, terus balik arah untuk menolong si Rosa ini.

Tapi enggak balik," ungkapnya.

Baca juga: KECEWA Rutin Bayar Retribusi Tapi Fasilitas Buruk, Pedagang Desak Dirut PD Pasar Medan Dicopot

Tak lama berselang, datang seorang pria yang diketahui merupakan penumpang angkot 103 yang menyenggol Rosa.

Saat itu, pelaku sempat terlihat seolah-olah akan membatu korban dengan menyelamatkan semua barang korban.

Tak hanya itu, dirinya menjelaskan pelaku juga terlihat sempat membantu korban dinaikkan ke becak selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dimana, akibat kecelakaan itu Rosa mengalami sesak di bagian dada sebelah kiri karena terbentur setang sepeda motornya.

"Jadi kita angkatlah ini adik kita ke becak. Si pelaku ini juga ngangkat sekan-akan orang baik jugalah dia kan.

Kita enggak ada kepikiran yang negatif. Karena kita kan nengok adik kita ini udah nyesek bang," ucapnya.

Saat itu, sepeda motor korban dititipkan ke sebuah salon yang ada di depan tempat Rosa kecelakaan karena semua rekannya membawa kendaraan masing-masing.

Ketika tiba di rumah sakit, pelaku bahkan sempat meminta foto untuk meyakinkan jika ia kerja di salon tempat sepeda motor korban dititipkan.

"Dia ngakunya dia kerja di salon itu," katanya.

Tak lama berselang, pelaku diketahui sudah lebih dulu kembali ke lokasi kejadian dengan meminta tolong diantarkan oleh satu pengemudi ojol teman korban.

Setibanya di salon, pelaku diketahui meminta kunci sepeda motor korban ke pihak salon namun sempat tak diberikan.

Namun, karena pelaku beralasan pergi bersama rekan korban akhirnya pihak salon percaya dan memberikan kunci sepeda motor tersebut.

"Jadi pemikiran si salon ini bang kan kawan yang tadi, yang udah ada di awal. Dikasih lah nih bang kunci ini bang. Pergi orang itu bang.

Tapi rekan kita ini udah jalan duluan, yang tunarungu, baru dia," ungkapnya.

Namun, ketika mereka kembali ke salon tersebut untuk membawa sepeda motor korban pihak salon mengaku sepeda motor korban sudah diambil oleh pria yang mengaku rekan korban.

Akibat kejadian ini, dirinya mengaku jika mereka telah membuat laporan ke Polsek Medan Baru agar kasus pencurian ini segera diungkap. 

(mns/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.