Wartakota Award 2026, Kota Bogor Raih Penghargaan Kategori Koperasi dan UMKM
Tsaniyah Faidah July 07, 2026 10:05 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memperkuat sektor koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat apresiasi.

Kali ini, Kota Bogor menerima penghargaan dalam ajang Warta Kota Awards 2026 atas anugerah program sebagai penggerak koperasi dan usaha UMKM unggul. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria memberikan penghargaan tersebut kepada Wali Kota Bogor,  Dedie A. Rachim. 
 
Dedie Rachim menyebut penghargaan yang diterima Pemkot Bogor dari Warta Kota menjadi motivasi untuk terus memperkuat pengembangan UMKM serta koperasi sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

Ia mengatakan, bahwa penghargaan tersebut ia persembahan bagi seluruh pelaku UMKM dan koperasi yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kota Bogor.

"Di Kota Bogor ada kurang lebih 800 koperasi yang aktif dan rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), serta sekitar 47 ribu pelaku UMKM. Jadi, penghargaan dari Warta Kota ini sesungguhnya kami persembahkan untuk para pelaku UMKM dan koperasi yang terus bergerak dan berkembang," ujar Dedie  Rachim usai menghadiri Warta Kota Awards 2026 di Menara Kompas, Jakarta, Senin (6/7/2026)

Sebagai pemerintah daerah, Pemkot Bogor berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui berbagai kebijakan, regulasi, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar UMKM dan koperasi dapat terus tumbuh.

"Sebagai pemerintah daerah, tentu kami memfasilitasi apa pun yang dibutuhkan, mulai dari kebijakan, aturan, sampai dengan sarana dan prasarana. Terakhir kami juga memfasilitasi pembentukan 68 Koperasi Merah Putih. Empat di antaranya sudah dalam proses pembangunan, sementara sisanya masih dalam proses pendirian yang seluruhnya kami fasilitasi," katanya.

Menurut Dedie Rachim, berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari langkah Pemkot Bogor dalam mewujudkan Kota Bogor sebagai City of Gastronomy, dengan menjadikan sektor kuliner, UMKM, dan koperasi sebagai kekuatan utama pembangunan ekonomi.

"Bagi kami, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan UMKM dan koperasi di Kota Bogor sebagai salah satu kota yang akan kami arahkan menjadi City of Gastronomy," ucapnya.

Meski demikian, Dedie Rachim mengakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, terutama dinamika politik dan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global, yang turut memengaruhi sektor pariwisata dan kuliner.

"Tantangan terberat tentu situasi politik dan ekonomi, baik di dalam negeri maupun luar negeri, yang berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan maupun minat masyarakat terhadap sektor kuliner," ungkapnya.

Karena itu, sambungnya, Pemkot Bogor terus memperkuat fondasi agar para pelaku usaha tetap bisa berkembang melalui berbagai fasilitas yang dibangun, termasuk menyediakan tempat usaha dengan biaya yang terjangkau.

Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan UMKM dan koperasi tidak lepas dari dukungan masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada pemerintah daerah.

"Dukungan masyarakat menjadi salah satu kekuatan bagi kami. Peran pemerintah harus tetap sentral dan aktif. Kami tidak ingin meninggalkan siapa pun di belakang. Semua kami rangkul dan kami libatkan untuk bersama-sama memajukan Kota Bogor," tutup Dedie Rachim.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.