"Saya Sudah Berusaha Maksimal": Cristiano Ronaldo Angkat Bicara Setelah Portugal Tersingkir dari Piala Dunia FIFA yang Menyakitkan
Aurora Nightingale July 07, 2026 09:58 AM

Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia FIFA tampaknya telah mencapai babak terakhir setelah Portugal harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 1-0 di babak 16 besar. Meski hasil tersebut menghentikan harapan Seleção untuk meraih trofi terbesar dalam sepak bola, pemain berusia 41 tahun itu menolak membiarkan kekecewaan menutupi semua pencapaiannya bersama tim nasional Portugal. Sebaliknya, ia memilih untuk menyoroti warisan yang ia tinggalkan setelah hampir dua dekade membela timnas.

Cristiano Ronaldo menengok kembali warisannya bersama Portugal setelah tersingkir dari Piala Dunia FIFA. Penampilan disiplin Spanyol dan gol penentu dari Mikel Merino di menit-menit akhir membuat Portugal harus angkat koper dari turnamen, meninggalkan Ronaldo yang terlihat emosional setelah peluit panjang berbunyi. Penyerang veteran itu bekerja tanpa lelah sepanjang pertandingan, mencatatkan jumlah tembakan terbanyak dibanding pemain lain di lapangan, menciptakan peluang, dan terlibat dalam beberapa duel penting, namun ia gagal menembus pertahanan rapat Spanyol.

Berbicara usai laga, Ronaldo menegaskan bahwa ia tidak menyesali karier internasionalnya. Alih-alih berfokus pada kekalahan, ia menyoroti berbagai keberhasilan yang telah diraih Portugal selama masa pengabdiannya di tim nasional.

“Besok saya akan bangun dengan suasana hati yang sama seperti hari ini. Saya sudah berusaha sebaik mungkin. Saya memenangkan tiga gelar bersama Portugal, sebelum saya datang tidak ada satu pun gelar. Saya hanya bisa merasa bahagia,” ujarnya.

Ucapannya mencerminkan rasa bangga sekaligus rasa syukur. Sebelum Ronaldo muncul sebagai sosok utama Portugal, negara tersebut belum pernah menjuarai turnamen besar di level senior. Sejak saat itu, ia memimpin Portugal menjuarai UEFA Euro 2016 serta UEFA Nations League pada tahun 2019 dan 2025, mengubah sejarah sepak bola negaranya.

Rekor Cristiano Ronaldo di Piala Dunia FIFA bisa menjadi penanda akhir dari sebuah era. Sebelum turnamen dimulai, Ronaldo telah mengonfirmasi bahwa edisi 2026 akan menjadi Piala Dunia FIFA terakhirnya, meski ia belum secara resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional. Keputusan tersebut kini menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan setelah Portugal tersingkir.

Terlepas dari apa yang akan terjadi selanjutnya, Ronaldo meninggalkan catatan luar biasa di ajang Piala Dunia. Ia menjadi salah satu dari hanya tiga pesepak bola yang tampil di enam edisi berbeda Piala Dunia FIFA, bergabung dengan Lionel Messi dan Guillermo Ochoa dalam daftar eksklusif tersebut.

Kapten Al-Nassr itu juga menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda setelah membobol gawang Uzbekistan lebih awal di turnamen ini. Golnya melawan Kroasia di babak 32 besar menambah catatan bersejarah lainnya, menjadikannya pemain tertua yang pernah mencetak gol di babak gugur Piala Dunia.

Ronaldo menutup kariernya di Piala Dunia dengan torehan 11 gol dalam 27 pertandingan di enam turnamen. Dari sekian banyak trofi yang ia miliki, hanya Piala Dunia FIFA yang belum pernah ia menangkan. Namun, pengaruhnya terhadap kebangkitan Portugal sebagai kekuatan besar di sepak bola dunia tidak akan pernah terlupakan. Tempatnya dalam sejarah sepak bola dunia sudah terjamin, baik ia melanjutkan karier internasionalnya maupun tidak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.