TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Fredik Risya Samuel (37) masih sangat santai saat dipertemukan kembali dengan pengendara korban pemukulan, Abdul Azis. Ia bahkan sama sekali tidak menunjukan rasa penyesalan sama sekali.
Fredik menjadi perbincangan setelah aksi arogan memukul driver ojek online, Ahmad Abdul Azis di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (4/7/2026).
Dalam video yang diposting Azis, tampak Fredik mengendarai motor Kawasaki Ninja wana hijau.
Ia mengenakan kaos dan celana pendek tanpa memakai helm.
"Ya udah video call nyokap lu," kata Fredik saat ditanya Azis.
Ketika korban mempertanyakan alasan pemukulan, Fredik justru kembali memukul.
"Lu emang gua tampol, kenapa emang kalau gua tampol ?" katanya sambil memukul menggunakan tangan kanan.
Anehnya Fredik justru merasa jadi orang paling terkenal.
"Lu buka helm lu. Lu gak kenal sama gua ?" katanya.
Azis lantas melaporkan tindakan Fredik ke polisi.
Kapolsek Jagakarsa AKP Nurma Dewi mengatakan Fredik ditangkap di rumahnya, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Minggu (5/7/2026).
Dari hasil pemeriksaan, rupanya Fredik dalam pengaruh narkoba.
Baca juga: Motif Fredik Risya Samuel Tiba-tiba Pukul Pengendara Motor, Tetap Senyum Saat Ditangkap Polisi
Bahkan ketika ditangkap, ia masih sempat mengumbar senyum.
Kata Nurma, Fredik merasa ingin memukul orang.
"Dia mengakuinya bisikan (dari dalam dirinya). Dia itu kayak pengennya gebuk orang gitu lah. Dia lagi naik motor, lihat korban, dia pukul dari belakang," terangnya.
Pelaku dan korban tak saling kenal sehingga korban kaget dipukul dari belakang.
Penyidik akan memeriksa kejiwaan pelaku untuk memastikan kondisi psikologisnya.
Baca juga: Identitas Pengendara Ninja yang Pukul Pria di Jaksel, Terungkap Awal Mula Kejadian Gara-gara Helm
Fredik telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan dan dijerat Pasal 466 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan.
Ia pun sudah dipertemukan dengan Abdul Azis.
Kepada korban, Fredik meminta maaf.
"Saya minta maaf atas kesalahan saya, atas kehhilafan saya, atas pemukulan di jalan kemarin," katanya.
Azis mengaku sudah memaafkan secara pribadi.
Namun dilalahnya ia merasa trauma atas tindakan yang dilakukan Fredik.
Dia mengatakan kini merasa takut ketika bawa motor sendiri.
"Saya pribadi sih saya terima, cuman dari sisi lain saya terkena trauma ata perlakuan dari anda, saya jadi takut kalau sendiri apalagi saya pulang malam kalau kerja," kata Azis.
"Saya mohon maaf," kata Fredik.
Fredik berjanji tak akan mengulangi tindakan serupa.
"Saya gak akan ulangin lagi," katanya.
"Semoga yah," timpal Azis.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t