Daftar Kebaikan Hj Siti Selain Keluarganya Bangun Jalan dan 2 Jembatan, Kini Buat Rumah untuk Warga
Ani Susanti July 07, 2026 01:14 PM

TRIBUNJATIM.COM - Sosok Hj Siti Srimulati menjadi sorotan publik setelah keluarganya membangun Jalan Siti Sudar sepanjang 2,5 kilometer dan dua jembatan di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Tak berhenti di situ, wanita berusia 72 tahun ini juga akan menyediakan rumah singgah gratis yang bisa dimanfaatkan siapa saja untuk beristirahat maupun beribadah.

Rumah singgah tersebut berdiri di ujung Jalan Siti Sudar yang dibangun menggunakan dana pribadi keluarga H Sudar.

Bangunan sederhana itu terbuka bagi warga sekitar, para petani, hingga pengunjung dari luar daerah yang melintas di kawasan tersebut.

Baca juga: Sosok Keluarga H Sudar Bangun Jalan 2,5 Km dan 2 Jembatan untuk Warga, Berawal dari Amanah Orang Tua

Bagi para petani yang baru pulang dari ladang atau tamu yang ingin menikmati suasana perbukitan Grigak, rumah singgah itu disiapkan sebagai tempat melepas lelah dengan fasilitas yang dapat digunakan secara cuma-cuma.

Saat ditemui di lokasi, Siti Srimulati menjelaskan bahwa bangunan tersebut bukanlah rumah pribadi seperti yang banyak diperkirakan orang.

Awalnya, lahan itu merupakan kebun yang dibelinya beberapa tahun lalu dan sempat dimanfaatkan untuk beternak kambing.

"Ini bukan rumah ya. Jadi saya tidak bikin rumah ceritanya. Ini dulu saya beli bukan rumah, kebun. Terus taruh tempat itu tadi apa? Kambing. Kambing, tapi ternyata kambingnya tidak cocok di sini dan terlalu jauh juga. Dulu kan jalan kaki. Terlalu jauh ya di sini ditinggal. Kira-kira biar aman kan tidak ada yang ambil gitu ya," ujarnya.

Ia menuturkan, usaha peternakan tersebut akhirnya tidak berlanjut setelah kambing-kambing yang dipelihara terserang penyakit.

Sebelum seluruh ternaknya mati, hewan-hewan itu kemudian dijual.

"Ternyata ya Tuhan tidak menghendaki itu ya. Kita jual sebelum mati semua," katanya.

Tujuan Awal untuk Kepentingan Umum

Setelah pembangunan Jalan Siti Sudar selesai, bangunan di atas lahan tersebut kemudian ditata ulang dan dialihfungsikan menjadi rumah singgah yang dapat digunakan masyarakat secara bebas.

Menurut Siti Srimulati, sejak awal bangunan itu memang dipersiapkan untuk kepentingan umum, bukan sebagai tempat tinggal keluarga.

"Ya buat apa ya, buat berteduh aja. Rumah singgah ya, rumah singgah. Kalau ada yang pengen tahu ke sini, duduk di situ kan. Ya bisa salat, numpang di sini ya. Ada airnya kan," ujarnya.

Ia menegaskan seluruh masyarakat dipersilakan memanfaatkan fasilitas yang tersedia tanpa dipungut biaya.

"Ya rumah keluarga ya, nggak. Rumah umum ya, iya. Wong di sini pe-ibaratnya kan sedesa keluarga semuanya," katanya.

Bahkan, ketika ditanya apakah pengunjung dari luar daerah juga boleh singgah, Siti Srimulati menjawab dengan ramah bahwa siapa pun dipersilakan datang.

"Boleh. Bolehlah, bisa salat dan sudah kita sediakan air di luar sini," kata Hj Siti Srimulati sembari menunjukkan pipa aliran air bersih yang mengalir lancar.

Kehadiran rumah singgah tersebut melengkapi manfaat pembangunan Jalan Siti Sudar yang sebelumnya berhasil membuka akses menuju kawasan pertanian di perbukitan Grigak.

Para petani kini tidak hanya lebih mudah mengangkut hasil panen, tetapi juga memiliki tempat untuk beristirahat setelah beraktivitas.

Sebelumnya, keluarga besar H Sudar membangun Jalan Siti Sudar sepanjang sekitar 2.500 meter lengkap dengan dua jembatan permanen menggunakan dana tabungan pribadi.

Jalan tersebut diresmikan secara simbolis oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, pada Sabtu (4/7/2026).

Pembangunan akses baru itu membuka keterisolasian kawasan pertanian yang selama bertahun-tahun sulit dijangkau kendaraan bermotor.

Warga yang sebelumnya harus berjalan kaki atau memutar cukup jauh kini dapat menuju lahan pertanian dengan lebih cepat dan aman.

Baca juga: Daftar Kebaikan Mat Yasin selain Bangun Jalan Rp 2 M, Pernah Habis Rp 800 Juta untuk Adakan Listrik

Bagi Siti Srimulati, seluruh pengorbanan yang dilakukan bukan semata membangun infrastruktur, melainkan menghadirkan kemudahan bagi masyarakat agar aktivitas ekonomi mereka semakin berkembang.

"Semoga diberikan kemudahan kelancaran bagi semua orang yang ke sini. Saya ingin membantu mereka bahwa naik ke sini maka meningkatlah pendapatannya ya. Karena ini sudah tidak kayak dulu lagi. Jalan mesti susah-susah sekali. Sekarang 10 menit juga sudah nyampe. Bisa bawa hasil bumi," katanya.

Melalui pembangunan jalan sekaligus penyediaan rumah singgah gratis, Siti Srimulati berharap masyarakat maupun tamu yang datang ke kawasan Grigak dapat merasakan manfaat nyata dari fasilitas tersebut, baik untuk berteduh, beribadah, maupun sekadar melepas lelah setelah menempuh perjalanan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.