Pekerja Wisata Karst Tubing Bantul Temukan Granat Nanas Aktif, Diduga Peninggalan Perang
Yoseph Hary W July 07, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Warga di kawasan objek wisata Karstubing, Padukuhan Surobayan, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta digegerkan dengan temuan granat tangan jenis nanas.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kabar tersebut. Granat itu ditemukan oleh dua pekerja penggalian di objek wisata Karstubing pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

"Setelah menemukan benda mencurigakan tersebut, para pekerja tidak berani memindahkannya. Pengelola objek wisata kemudian segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Sedayu agar dilakukan penanganan sesuai prosedur," bebernya, saat dikonfirmasi Selasa (7/7/2026).

Setelah menerima laporan dari pengelola objek wisata, Polsek Sedayu langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda DIY untuk melakukan penanganan.

"Granat ditemukan dalam kondisi tertanam di dalam tanah dengan kedalaman kurang lebih 10 sentimeter," jelas Rita.

Hasil pemeriksaan: granat masih aktif

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Gegana Polda DIY, granat tersebut merupakan granat tangan jenis nanas yang masih dalam kondisi aktif.

Adapun asal granat tersebut, kata Rita diduga peninggalan zaman perang yang selama ini tertimbun di lokasi tersebut.

Setelah lokasi diamankan, Tim Gegana bersama personel Polsek Sedayu melakukan sterilisasi kawasan sebelum proses disposal dilaksanakan.

"Area penemuan lebih dahulu disterilkan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lain. Setelah dinyatakan aman, Tim Gegana menyiapkan lokasi khusus untuk melakukan peledakan terhadap granat tersebut," tutur Rita.

Granat Dimusnahkan Tim Gegana Polda DIY

Agar tidak membahayakan dan menjamin keselamatan masyarakat sekitar, akhirnya Tim Gegana Polda DIY melakukan disposal atau pemusnahan.

Proses disposal dilakukan pada siang hari. Peledakan pertama yang dilaksanakan sekitar pukul 12.50 WIB belum berhasil menghancurkan granat secara sempurna.

"Pada peledakan pertama, yang hancur baru bagian cangkangnya sehingga Tim Gegana memutuskan melakukan disposal ulang agar seluruh bagian granat benar-benar dinyatakan aman," ujar Rita.

Peledakan kedua kemudian dilakukan sekitar pukul 13.05 WIB. Kali ini granat berhasil dimusnahkan sepenuhnya oleh Tim Gegana Polda DIY.

"Setelah dilakukan peledakan kedua, granat berhasil dihancurkan dan dinyatakan sudah tidak membahayakan lagi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan situasi di lokasi tetap kondusif," ujar Rita.

Rita juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak apabila menemukannya di suatu lokasi.

"Apabila menemukan benda yang diduga merupakan bahan peledak atau benda mencurigakan lainnya, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus," tandas Rita.(nei)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.