Pemilik Kios di Buol Ditikam Pencuri hingga Tewas, Anaknya Ikut Jadi Korban
Regina Goldie July 07, 2026 02:14 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, BUOL -  Aksi pencurian yang terjadi di Desa Suraya, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, pada Selasa (7/7/2026) dini hari, berakhir tragis.

Seorang petani bernama Umar T. Pikona (55) tahun meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk akibat diserang pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian di kios miliknya sekitar pukul 01.30 Wita.

Sementara itu, putrinya yang masih berusia 15 tahun, Siska, turut menjadi korban setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri saat berusaha menyaksikan kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah kios yang berada di rumahnya.

Saat melakukan pengecekan, ia mendapati dua orang laki-laki tak dikenal berada di dalam kios.

Korban kemudian berusaha menghadapi kedua pelaku hingga terjadi perkelahian.

Baca juga: Prof Zainal Abidin Tegaskan Islam Tolak Kekerasan dalam Sikapi Individu LGBT

Dalam perkelahian tersebut, salah seorang pelaku menghunus senjata tajam jenis pisau dan menyerang korban.

Umar mengalami luka tusuk yang cukup parah hingga kehilangan banyak darah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Beberapa menit kemudian, putri korban, Siska, terbangun akibat mendengar keributan.

Saat keluar dari kamar, ia melihat ayahnya sedang diserang.

Namun nahas, keberadaannya diketahui oleh kedua pelaku.

Salah seorang pelaku kemudian menusuk Siska di bagian dada sebelah kiri sebelum keduanya melarikan diri melalui pintu belakang rumah.

Meski mengalami luka, Siska masih mampu membuka pintu depan rumah dan berteriak meminta pertolongan warga.

Sekitar pukul 03.00 Wita, ia dievakuasi ke RSUD Mokoyurli Buol untuk mendapatkan penanganan medis.

Ia mengalami luka tusuk yang memerlukan tiga jahitan.

Sementara itu, jenazah Umar T. Pikona kemudian dibawa ke RSUD Mokoyurli Buol dan tiba sekitar pukul 04.48 Wita untuk dilakukan penanganan lebih lanjut di ruang jenazah.

Baca juga: Video Sarwendah Sebut Kata Cong saat Live TikTok, Kuasa Hukum Buka Suara: Bukan untuk Ruben Onsu

Kasat Reskrim Polres Buol, AKP Jordan Randy Zethdan Pellokila mengatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas pelaku.

“Begitu menerima laporan, tim Satreskrim bersama personel Polsek Momunu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi kedua pelaku yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar AKP Jordan Randy Zethdan Pellokila.

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua pelaku diduga telah mempersiapkan aksinya dengan menutupi identitas menggunakan penutup kepala (sebo) dan membawa senjata tajam.

Polisi menduga motif utama pelaku adalah pencurian yang kemudian berubah menjadi aksi kekerasan setelah kepergok oleh pemilik kios.

AKP Jordan menegaskan bahwa Polres Buol berkomitmen mengusut tuntas perkara tersebut dan memburu para pelaku hingga berhasil diamankan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Sulteng Kucurkan Beasiswa S2 Guru dan Seragam Gratis untuk Siswa Kurang Mampu

Ia meminta agar warga melaporkan kepada pihak kepolisian apabila ada warga yang mengetahui informasi sekecil apa pun terkait identitas maupun keberadaan para pelaku.

"Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan pelaku akan kami kejar sampai tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.

Situasi keamanan di Desa Suraya, Kecamatan Momunu, dilaporkan tetap kondusif, sementara aparat kepolisian bersama pemerintah desa terus melakukan langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kepada keluarga korban guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah tersebut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.