Kecewa Anaknya Tak Lolos SPMB 2026, Orangtua Siswa Pertanyakan Transparansi Jalur Prestasi
taryono July 07, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Febrawati (39), warga Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung untuk menyampaikan keberatan terkait hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Baca juga: Anak Gagal Masuk SMP Negeri, Seorang Ibu Datangi Dinas Pendidikan Bandar Lampung Cari Solusi

Febrawati mengaku kecewa karena anaknya yang disebut memiliki sejumlah prestasi tidak lolos masuk SMP Negeri melalui jalur prestasi.

Setelah itu, anaknya juga belum berhasil diterima melalui jalur domisili.

Ia menilai pelaksanaan SPMB, khususnya pada jalur prestasi, masih perlu ditingkatkan dari sisi transparansi, terutama terkait keterbukaan informasi selama proses seleksi.

"Menurut saya SPMB ini kurang transparan. Keterbukaan data saat pendaftaran juga kurang. Kami yang mendaftar melalui jalur prestasi hanya mendapat satu kesempatan, sedangkan jalur domisili memiliki beberapa pilihan sekolah," ujar Febrawati saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat calon peserta didik yang mengikuti jalur prestasi berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. 

Ia mengatakan anaknya telah mengikuti seleksi melalui jalur prestasi, namun belum berhasil lolos. Saat mencoba melalui jalur domisili, hasil seleksi juga belum sesuai harapan.

Febrawati mengungkapkan, selama proses seleksi jalur domisili, posisi anaknya dalam daftar peringkat mengalami perubahan hingga akhirnya dinyatakan tidak diterima.

"Kami merasa anak-anak yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik belum mendapat apresiasi yang cukup. Padahal mereka sudah berusaha meraih prestasi di sekolah," katanya.

Dalam pendaftaran jalur domisili, Febrawati memilih beberapa SMP Negeri di Kota Bandar Lampung, yakni SMP Negeri 2, SMP Negeri 22, dan SMP Negeri 45. 
Namun, anaknya belum dapat diterima karena daya tampung sekolah telah terpenuhi.

Ia berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung dapat memberikan kebijakan bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi agar tetap memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri.

"Harapan kami semoga ada kebijakan dari Dinas Pendidikan sehingga anak-anak yang benar-benar memiliki prestasi tetap bisa mendapat kesempatan masuk sekolah negeri," ujar istri seorang pengacara tersebut.

Febrawati mengatakan pihaknya terbuka apabila solusi yang diberikan berupa penempatan di SMP Negeri lain yang lokasinya lebih jauh dari tempat tinggal.

"Tidak apa-apa kalau memang harus sekolah negeri yang lebih jauh. Yang penting anak kami tetap mendapat kesempatan masuk SMP Negeri dan prestasinya bisa menjadi salah satu pertimbangan," katanya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.