TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemkab Jepara memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 melalui videotron yang terpasang di kawasan Tugu Pancasila Alun-alun Jepara.
Layar digital mulai menyala menyiarkan pertandingan seru Piala Dunia sejak babak 16 besar kompetisi.
Terhitung ada 13 pertandingan yang disiarkan dan bisa disaksikan bersama di pusat Jepara Kota. Terdiri dari lima pertandingan babak 16 besar, empat pertandingan babak perempat final atau delapan besar, sisanya pertandingan yang tersaji di babak semifinal, perebutan juara tiga, dan partai puncak babak final.
Semua pertandingan dimulai dari babak perempat final disiarkan full untuk nonton bareng masyarakat Jepara bertajuk "Bola Gembira".
Baca juga: Nantikan Bertahun-tahun, Fatimah Bersyukur Jalan Bendanpete-Buaran Jepara Akhirnya Dibeton
Selain memberikan fasilitasi hiburan bagi masyarakat, nobar juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM lokal daerah.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan, nonton bareng pertandingan sepak bola melalui saluran siaran resmi bagian dari menghidupkan euforia sepak bola.
Dengan adanya nonton bareng, dinilai dapat menghidupkan kembali denyut ekonomi kerakyatan daerah.
Diyakini, euforia Pesta Piala Dunia yang berlangsung setiap empat tahun ini mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat duduk bersama.
Bukti bahwa olahraga dapat menjadi ruang kebersamaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Momentum turnamen olahraga empat tahunan ini menghidupkan euforia yang luar biasa, baik di kalangan anak muda maupun orangtua."
"Terlihat bagaimana masyarakat membaur menikmati pertandingan dalam suasana yang penuh keakraban," terangnya, Selasa (7/7/2026).
Setiap videotron menyala menyiarkan pertandingan siaran langsung sepak bola Piala Dunia, masyarakat duduk bersama di bawah Tugu Pancasila Jepara menyaksikan keseruan kompetisi sepak bola tingkat dunia.
Sekaligus menjadi berkah bagi pelaku UMKM yang menjajakan dagangan masing-masing. Mulai dari jajanan ringan, aneka olahan minuman, hingga makanan.
Melalui kegiatan Bola Gembira ini, Pemkab Jepara memantik semangat kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat Bumi Kartini tetap terjaga dengan baik.
• 21,75 Persen Jalan Jepara Masih Perlu Diperbaiki, Pemkab Gelontor Anggaran Rp 210 M
Di sisi lain, kegiatan nobar Piala Dunia juga diharapkan memberikan multiplier effect terhadap perekonomian lokal dengan meningkatkan omzet UMKM, memperluas peluang usaha, serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat selama berlangsungnya kompetisi.
Satu di antara pengunjung, Imam Taufiq (29) mengatakan, nonton sepak bola bersama-sama terasa lebih seru dibandingkan nonton secara mandiri di rumah sendiri.
Kata dia, jadwal pertandingan piala dunia tahun ini tidak mendukung waktu santai di Indonesia.
Artinya, pertandingan seringkali digelar pada tengah malam waktu untuk istirahat. Sementara pertandingan lain digelar pagi hari dan beberapa justru berlangsung saat waktu bekerja.
"Waktu paling memungkinkan tengah malam, karena dasarnya suka sepak bola, harus bisa meluangkan meski tidak setiap hari."
"Bisanya tengah malam, datang tengah malam. Kalau di rumah sendiri enggak seru. Kalau pagi hari juga waktunya bekerja," tutur dia.
Taufiq berharap, fasilitas ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebaik-baiknya. Dalam rangka mendukung program positif dari pemerintah daerah yang diperuntukkan untuk dinikmati bersama rakyat. (*)