Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Sadis di Candi Lontar dan Putat Jaya Surabaya
Cak Sur July 07, 2026 05:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya tengah menyelidiki secara intensif dua kasus dugaan pembunuhan tragis yang menimpa dua wanita di kawasan Lakarsantri dan Sawahan, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Peristiwa maut pertama menimpa Wasijati (69), seorang nenek yang ditemukan tewas tidak wajar di kediamannya, Jalan Candi Lontar III, Kecamatan Lakarsantri pada Selasa (23/6/2026).

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

Selang dua hari kemudian, kasus kedua menggemparkan warga Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Kecamatan Sawahan pada Kamis (25/6/2026). Korban berinisial SN (51), seorang wanita paruh baya, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar kosnya dengan kondisi penuh luka sayatan dan lebam di sekujur tubuh.

Baca juga: Breaking News: Nenek di Surabaya Ditemukan Meninggal Tak Wajar dalam Rumah

TEMPAT KEJADIAN PERKARA - Suasana depan rumah seorang nenek berinisial WI (69) yang ditemukan meninggal dunia diduga dalam kondisi tak wajar dalam rumahnya di kawasan Jalan Candi Lontar, Lakarsantri, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (23/6/2026) sore. Ditemukan sejumlah kejanggalan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk bekas luka bakar di pergelangan tangan, memar di wajah
TEMPAT KEJADIAN PERKARA - Suasana depan rumah seorang nenek berinisial WI (69) yang ditemukan meninggal dunia diduga dalam kondisi tak wajar dalam rumahnya di kawasan Jalan Candi Lontar, Lakarsantri, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (23/6/2026) sore. Ditemukan sejumlah kejanggalan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk bekas luka bakar di pergelangan tangan, memar di wajah (Surya.co.id/Luhur Pambudi)

Polisi Kumpulkan Alat Bukti dan Periksa Saksi

Menanggapi dua kejadian tragis tersebut, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menegaskan bahwa jajarannya sedang bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam demi mengungkap identitas terduga pelaku.

"Kami terus mengumpulkan berbagai alat bukti," ujar AKBP Edy saat dikonfirmasi SURYA.co.id melalui aplikasi pesan singkat pada Selasa (7/7/2026).

Selain mengamankan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP), penyidik juga mendalami keterangan dari para saksi guna menemukan titik terang terkait motif dan pelaku di balik kedua perkara tersebut.

Baca juga: Sosok Mbak Har, Perempuan Korban Dugaan Pembunuhan di Kos Putat Jaya Surabaya

KASUS PEMBUNUHAN - Polisi saat olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan SN (51), wanita yang ditemukan ditemukan dengan kondisi penuh luka sayatan dan lebam pada sekujur tubuh dalam kamar kos di kawasan Jalan Putat Jaya Gang Sekolahan I, Putat Jaya, Sawahan, Surabaya, Jawa Timut pada Kamis (25/6/2026).  Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyatakan telah memeriksa enam saksi dan menerapkan Scientific Crime Investigation (SCI) untuk mengungkap kasus ini.
KASUS PEMBUNUHAN - Polisi saat olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan SN (51), wanita yang ditemukan ditemukan dengan kondisi penuh luka sayatan dan lebam pada sekujur tubuh dalam kamar kos di kawasan Jalan Putat Jaya Gang Sekolahan I, Putat Jaya, Sawahan, Surabaya, Jawa Timut pada Kamis (25/6/2026). Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyatakan telah memeriksa enam saksi dan menerapkan Scientific Crime Investigation (SCI) untuk mengungkap kasus ini. (Surya.co.id/Luhur Pambudi)

Komitmen Tuntaskan Kasus Kriminalitas di Surabaya

Kasus kekerasan terhadap perempuan di ruang domestik maupun kos-kosan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Surabaya.

Polrestabes Surabaya berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan ini secara transparan, guna memberikan keadilan bagi keluarga korban serta menjaga kondusivitas keamanan kota.

Hingga saat ini, AKBP Edy belum dapat membeberkan perkembangan detail hasil penyelidikan, karena proses pengungkapan masih berlangsung sensitif.

Namun, pihak kepolisian memastikan akan terus menyampaikan perkembangan kasus pembunuhan di Putat Jaya dan Candi Lontar ini secara berkala kepada publik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.