Profil Dody Hanggodo, Menteri PU Berterima Kasih ke Warga yang Perbaiki Jalan Enang-enang Rp1 Miliar
Suci BangunDS July 07, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Aksi masyarakat mengumpulkan dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan dan Jembatan Enang-enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendapat apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Warga berhasil mengumpulkan dana patungan senilai Rp1,08 miliar.

Sebagaimana diketahui, Jembatan Enang-enang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh pada November 2025.

Dody pun berterima kasih kepada masyarakat yang membangun jalan secara patungan agar akses transportasi tetap berjalan.

Kendati demikian, Dody menilai, pembangunan tersebut tidak cukup hanya mengandalkan semangat swadaya.

Menurutnya, infrastruktur publik harus memenuhi standar teknis dan keselamatan agar dapat digunakan secara aman oleh masyarakat.

"Kita berterima kasih, pasti. Tapi, aksi swadaya itu belum cukup. Masih ada beberapa hal teknis yang harus kita tambahkan di sana (jembatan) agar memenuhi standar keamanan," ujar Dody saat meninjau jalan Bojonegara, Serang, Senin (6/7/2026), dilansir Kompas.com.

Sebagai langkah tindak lanjut, Dody berencana bertolak ke Jembatan Enang-enang hari ini, Selasa (7/7/2026).

Kunjungan dilakukan untuk memastikan secara langsung kelayakan jembatan tersebut bagi pengguna jalan.

Profil Dody Hanggodo

Dody Hanggodo merupakan seorang insinyur dan pengusaha Indonesia kelahiran Mojokerto, Jawa Timur pada 7 Februari 1966.

Baca juga: Kolaborasi Kementerian PU dan Masyarakat Percepat Pemulihan Akses Bener Meriah–Dataran Tinggi Gayo

Usianya saat 60 tahun.

Ia dilantik menjadi Menteri Pekerjaan Umum dalam Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.

Dody Hanggodo merupakan ayah dari Aushaf Fajr Herdiansyah, seorang tokoh HIPMI Jawa Timur yang sempat mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Nganjuk dalam Pemilihan Bupati Nganjuk 2024.

Dody menghabiskan masa kecilnya dan menyelesaikan pendidikan dasar di SD Rajawali Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kemudian ia pindah ke Temanggung, Jawa Tengah untuk melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 2 Temanggung.

Selanjutnya, Dody menempuh studi di SMA Kolese De Britto Yogyakarta.

Setelah lulus SMA, Dody melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia kemudian dinyatakan lulus dari Kampus Ganesha pada 1989 dengan gelar Sarjana Teknik Perminyakan.

Tiga tahun kemudian, ia berhasil meraih gelar Magister di bidang Petroleum Engineering dari University of Tulsa, Oklahuma, Amerika Serikat, 1992.

Karier profesionalnya dimulai di industri perminyakan sebagai Petroleum Engineer di ASAMERA Oil Co. pada 1989-1990.

Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Oil Field Production Supervisor hingga 1995.

Dody juga pernah berkecimpung di sektor perbankan.

Pada 1993-1998, ia menjadi Assistant Vice President di Citibank N.A.

Ia kemudian menduduki kursi General Manager di Fajrindo Group pada 1999-2000.

Setelah itu, Dody memegang posisi sebagai Business Development Manager di dua perusahan.

Dua perusahaan itu yakni PT Tri Usaha Bhakti pada 2002-2004 dan PT Wahana Krida Mandiri pada 2004-2006.

Dirinya juga pernah menjabat sebagai Manager Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Nanggroe Aceh Darussalam-Nias Regional IV pada 2006-2007.

Karier Dody terus menanjak. Ia dipercaya mengisi kursi Executive Vice President Marketing & Business Development PT Dual Samudera Perkasa pada 2007-2011.

Selanjutnya, ia menjabat sebagai Director Commercial & Business Development di PT Indika Indonesia Resources pada 2011-2015.

Baca juga: Menteri PU: 107 Jalan dan 43 Jembatan Nasional Terdampak Banjir Sumatera Sudah Fungsional

Dody lantas berkarier sebagai Konsultan bisnis di PT Baramega Citra Mulia Persana, perusahaan pertambangan batubara.

Lalu, di PT Prima Alam Gemilang, perusahaan yang bergerak di industri gula.

Dirinya juga pernah menduduki posisi Komisaris di PT Pradiksi Gunatama Tbk, Kalimantan Timur pada 201702018.

Setelahnya, menjabat sebagai Komisari PT Senabangun Anekapertiwi, 2019-2020.

Ia kemudian dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pekerjaan umum pada 21 Oktober 2024.

Sejak menduduki jabatan di pemerintahan, Dody resmi terjun ke dunia politik dengan bergabung Partai Demokrat.

Ia dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demoktrat periode 2025-2030.

Di sisi lain, Dody juga terpilih menjadi Dewan Pembina Persatuan Insiyur Indonesia.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana/Falza Fuadina, Kompas.com/Rasyid Ridho)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.