TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kabupaten Nunukan kembali menjadi pusat perhatian dunia olahraga di Kalimantan Utara.
Sebanyak 40 tim futsal pelajar dari lima kabupaten dan kota memadati GOR Dwikora untuk mengikuti Turnamen Futsal Piala Gubernur Kaltara 2026 yang resmi dibuka, Senin (6/7/2026) malam.
Turnamen bergengsi yang berlangsung hingga 11 Juli 2026 ini dibuka oleh Gubernur Kaltara yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Sanusi.
Sementara Pemkab Nunukan diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) H Sura'i.
Baca juga: Turnamen Tenis Piala Gubernur Kaltara 2026, Sekprov Denny Harianto Juara 1
Dalam sambutan Gubernur Kaltara yang dibacakan Sanusi, menegaskan Piala Gubernur Kaltara 2026 bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan investasi untuk mencetak atlet-atlet futsal masa depan.
Menurutnya, turnamen yang diikuti sekitar 40 tim tersebut menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, kerja sama, sportivitas, serta mempererat persaudaraan antarpelajar dari seluruh Kalimantan Utara.
"Kami berharap dari turnamen ini lahir bibit-bibit atlet futsal yang mampu membawa nama Kalimantan Utara bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.
Sanusi juga menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan turnamen. Kehadiran ratusan atlet, pelatih, official, dan suporter dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tak kurang dari 25 pelaku UMKM membuka lapak di kawasan GOR Dwikora selama kejuaraan berlangsung. Kondisi ini diharapkan menjadi bukti bahwa event olahraga mampu menjadi penggerak sektor ekonomi sekaligus memperkuat sport tourism di wilayah perbatasan.
Baca juga: Kejurprov Pencak Silat Remaja Piala Gubernur Kaltara 2025 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya
Sementara itu, Bupati Nunukan melalui Kepala Disbudporapar H Sura'i menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah Piala Gubernur Kaltara 2026.
Ia menyambut hangat seluruh peserta, official, dan tamu undangan yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Utara.
"Turnamen ini bukan hanya tentang mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi wadah membangun karakter generasi muda. Melalui olahraga, kita belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas, saling menghormati, serta semangat pantang menyerah," kata Sura'i.
Ia mengingatkan seluruh atlet untuk bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan pertandingan, menghormati keputusan wasit, serta menjadikan setiap laga sebagai kesempatan mengasah kemampuan.
Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan momentum penting bagi Nunukan untuk menunjukkan kesiapan menyelenggarakan event olahraga tingkat provinsi sekaligus memperkuat pembinaan atlet usia pelajar.
Jumlah peserta pada Piala Gubernur tahun ini juga mengalami peningkatan. Sebanyak 40 tim yang terbagi ke dalam delapan grup ambil bagian dalam kompetisi, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya diikuti 32 tim.
Seluruh pertandingan dipusatkan di GOR Dwikora Nunukan dengan melibatkan wasit, pelatih dan official berpengalaman.
Piala Gubernur Futsal Kalimantan Utara sendiri diselenggarakan secara bergilir di lima kabupaten dan kota. Penunjukan Nunukan sebagai tuan rumah tahun ini diharapkan semakin memperkuat posisi daerah perbatasan sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event olahraga di Kalimantan Utara.
(*)
Penulis: Fatimah Majid