TRIBUNMANADO.CO.ID – Bagi Anda yang berencana menyaksikan langsung kemegahan Tournament of Flowers (TOF) atau parade mobil bunga dalam rangkaian TIFF 2026, pastikan untuk datang tepat waktu.
Panitia menjadwalkan agenda utama ini akan digulirkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.
Sebanyak 30 float (mobil hias) didesain khusus secara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya akan berparade bersama iringan marching band dan tarian kolosal pelajar Tomohon.
Rute parade akan menempuh jarak kurang lebih 5 kilometer, dimulai (start) dari Hanggar (Showindo) dan berakhir di tempat display Stadion Babe Palar Walian Tomohon.
Dengan panggung utama yang berlokasi di seputaran samping Menara Alfa Omega.
Kepala Dinas Pariwisata Tomohon Judhistira Siwu, mengimbau masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan dimulai dari rumah masing-masing.
"Pariwisata erat kaitannya dengan hospitality. Mari kita tunjukkan karakter asli orang Tomohon dan Sulawesi Utara yang terkenal sangat ramah dan terbuka dalam menerima tamu," pungkasnya.
Menjelang TIFF 2026, pemerintah kota Tomohon telah menyiapkan homestay untuk para wisatawan yang datang berkunjung ke Tomohon Sulawesi Utara.
Dalam mengantisipasi lonjakan wisatawan yang diprediksi membeludak, Pemerintah Kota Tomohon memaksimalkan potensi ratusan homestay milik warga setempat.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Judhistira Siwu menyebut Tomohon sebagai "rajanya homestay".
"Masyarakat tidak perlu khawatir. Pemilik homestay di sini sudah dibekali pelatihan manajemen hospitality dan pelayanan oleh pemerintah. Justru homestay ini yang perputaran ekonominya langsung menyentuh masyarakat bawah," kata Judhistira saat dalam Tribun Podcast Selasa (7/7/2026).
Ia menyebutkan selain mengandalkan penginapan lokal, keterbatasan akomodasi di Tomohon justru dipandang sebagai bentuk kolaborasi wilayah.
Wisatawan yang tidak kebagian tempat di Tomohon dipastikan akan mengalir ke kota penyangga seperti Manado, sehingga dampak ekonomi festival bunga ini turut dirasakan oleh daerah sekitar.
Pemerintah Kota Tomohon dan Panitia TIFF 2026 memasang target besar pada festival tahun ini.
TIFF 2026 dirancang bukan sekadar menjadi tontonan pariwisata tahunan, melainkan sebagai instrumen strategis untuk menarik investasi jangka panjang ke Sulawesi Utara.
Demi melancarkan misi ini, Ketua Panitia TIFF 2026 Levita Supit bahkan telah mempromosikan TIFF 2026 langsung di hadapan pelaku usaha dari 30 negara dalam ajang ASEAN Business Summit.
Sejumlah duta besar negara sahabat dan investor asing dikonfirmasi akan hadir langsung di Tomohon.
"Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi para dubes dan pengusaha mancanegara agar mereka melihat peluang investasi di Tomohon. Kita punya danau, gunung, dan potensi alam yang komplit. Harapannya, setelah event selesai, ada kelanjutan investasi yang dampaknya bisa dinikmati langsung oleh pertumbuhan ekonomi masyarakat," jelas Levita dalam Tribun Podcast, Selasa (7/7/2026).
Komitmen panitia Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 untuk menyokong perekonomian lokal tidak main-main.
Dalam ajang Tournament of Flowers (TOF) yang menjadi puncak acara pada 8 Agustus 2026, panitia menegaskan tidak akan menggunakan bunga dari luar daerah.
"Seluruh bunga yang kami gunakan diambil dari lokal untuk benar-benar men-support para petani bunga di Tomohon. Kami tidak menggunakan bunga dari kota lain," tegas Ketua Panitia TIFF 2026 Levita Supit didampingi Kadis Pariwisata Tomohon Judhistira Siwu saat tampil dalam Tribun Manado Podcast, Selasa (7/7/2026).
Ia menyebutkan berdasarkan data dari Dinas Pertanian, diproyeksikan ada sekitar 350.000 hingga 400.000 tangkai bunga yang akan menghiasi 30 kendaraan hias (float) serta seluruh dekorasi interior selama festival.
Istimewanya lagi, Menurut seluruh dekorator dan desainer yang terlibat merupakan sumber daya manusia (SDM) asli Tomohon.
Gelaran Tomohon International Flower Festival (TIFF) kembali menyapa dunia pada 7–12 Agustus 2026.
Mengusung tema "Collaboration of Spirit" (Kolaborasi Semangat), festival bunga ke-14 ini didorong menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan memajukan Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Ketua Panitia TIFF 2026 Levita Supit, mengungkapkan bahwa tema ini dipilih untuk membakar semangat kebersamaan.
"Kita mengambil tema ini agar bisa saling berkolaborasi dan bekerja sama. Jika dikerjakan bersama-sama melalui gotong royong, hasilnya pasti jauh lebih maksimal untuk kemajuan daerah," ujar Levita dalam podcast bersama Tribun Manado, Selasa (7/7/2026).
Levita menyebutkan semangat kolaborasi ini tidak hanya slogan, melainkan diwujudkan nyata lewat keterlibatan penuh petani lokal, pelaku UMKM, hingga sinergi antara Pemerintah Kota Tomohon dan Pemprov Sulawesi Utara demi mewujudkan visi Tomohon sebagai destinasi wisata kelas dunia.(chi)
Selengkapnya tonton video podcast di youtube dan facebook Tribun Manado: