Rekor Gol Erling Haaland yang Luar Biasa Membuat Fans Inggris Cemas
Rina Kusumawati July 07, 2026 06:41 PM

Kita semua tahu betapa hebatnya Erling Haaland, tetapi bahkan menurut standar pribadinya sendiri, catatan golnya untuk Norwegia benar-benar luar biasa.

Bukan rahasia lagi bahwa Erling Haaland memiliki kemampuan luar biasa dalam mencetak gol.

Bintang Manchester City itu telah mencetak lebih dari empat gol setiap lima pertandingan di semua kompetisi sejak bergabung dengan Stadion Etihad pada tahun 2022, sebuah pencapaian yang benar-benar menakjubkan.

Namun, bahkan menurut standar tinggi Haaland sendiri, statistiknya di level tim nasional hampir sulit dipercaya.

Pada usia 25 tahun, Haaland berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Norwegia dengan 62 gol. Rekor sebelumnya dipegang oleh Jorgen Juve yang mencetak 33 gol, dengan gol terakhirnya pada tahun 1934.

Haaland telah mencetak jumlah gol Piala Dunia di turnamen perdananya musim panas ini yang sama banyaknya dengan Romelu Lukaku dan Luis Suarez sepanjang karier mereka, serta hanya terpaut satu gol dari Diego Maradona. Ketiga pemain tersebut tampil di empat edisi Piala Dunia.

Namun hal yang paling mengkhawatirkan bagi Inggris menjelang perempat final hari Sabtu di Miami adalah fakta bahwa Haaland telah mencetak gol di 14 pertandingan kompetitif terakhirnya bersama Norwegia.

Rangkaian itu menghasilkan total 27 gol, termasuk tiga hat-trick — salah satunya merupakan bagian dari torehan lima gol dalam kemenangan 11-1 atas Moldova.

Rekor tersebut juga mencakup dua gol (brace) melawan Brasil, Senegal, dan Italia, yang semuanya bukanlah tim lemah di dunia sepak bola.

Namun perlu dicatat, ini hanya berlaku untuk pertandingan kompetitif, karena Haaland gagal mencetak gol dalam dua laga persahabatan terakhirnya sebelum Piala Dunia dimulai.

Pertandingan tersebut adalah hasil imbang tanpa gol melawan Swiss pada bulan Maret, di mana Haaland bermain selama 63 menit, dan hasil imbang 1-1 melawan Maroko, di mana ia bermain selama 72 menit.

Salah satu kunci penting bagi Inggris adalah menjaga konsentrasi dan intensitas individu hingga menit-menit akhir pertandingan.

Pasalnya, Haaland memiliki kebiasaan mencetak gol di babak akhir pertandingan pada Piala Dunia ini dan dalam laga-laga sebelumnya — terutama ketika menghadapi lawan yang lebih kuat.

Gol pertama dari dua golnya melawan Brasil tercipta pada menit ke-79, sementara gol penentunya melawan Pantai Gading lahir pada menit ke-86. Kedua golnya melawan Senegal juga terjadi di babak kedua.

Pada bulan November lalu, ia juga mencetak dua gol melawan Italia dan Estonia. Gol pertamanya ke gawang Italia terjadi pada menit ke-78, sementara melawan Estonia pada menit ke-56.

Hal ini membuat Irak menjadi satu-satunya tim yang kebobolan dari Haaland di babak pertama dalam delapan pertandingan terakhirnya bersama Norwegia.

Selain itu, perlu diingat bahwa terakhir kali Haaland mencetak gol sebelum menit ke-65 di pertandingan Liga Premier terjadi pada bulan Februari — meski fakta bahwa ia berhasil melakukannya melawan Liverpool dan Real Madrid di kompetisi piala membuat statistik itu terasa kurang menenangkan bagi lawannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.