Bukan Sosok Sembarangan, Ini Karier Mentereng Nyimas Laula yang Viral Usai Tegur Pria di Gym Bali
Rita Lismini July 07, 2026 07:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Nama Nyimas Laula mendadak menjadi sorotan publik setelah video dirinya memarahi seorang pria di sebuah gym di Bali viral di media sosial.

Di balik kontroversi tersebut, Nyimas ternyata bukan sosok sembarangan.

Ia dikenal sebagai fotografer profesional asal Bali yang telah berkiprah di tingkat internasional melalui berbagai karya jurnalistik yang mengangkat isu lingkungan, kemanusiaan, dan hak asasi manusia.

Nyimas memulai kariernya sebagai jurnalis foto pada 2015. Sejak saat itu, karya-karyanya dipercaya oleh sejumlah media dan organisasi internasional, seperti Reuters, The New York Times, National Geographic, VICE, hingga Greenpeace.

Pada tahun yang sama, Nyimas mendokumentasikan kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh serta meliput salah satu kebakaran hutan terbesar di Indonesia untuk Greenpeace.

Enam bulan pada 2019, ia menelusuri persoalan polusi plastik di Pulau Bali dan mendokumentasikan berbagai upaya masyarakat dalam mengatasi persoalan tersebut.

Karyanya juga pernah dipamerkan dalam pameran kolektif UNDP bertajuk The Far-Reaching Impact of Covid-19 di Photoville, Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pada 2020.

Tak hanya dikenal sebagai fotografer, Nyimas juga aktif sebagai sutradara dokumenter.

Pada 2021, ia menggarap serial dokumenter mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap kehidupan komunitas petani gula kelapa di Jawa Tengah.

Rekam jejak tersebut membuat Nyimas dikenal sebagai salah satu jurnalis foto perempuan Indonesia yang memiliki kiprah di tingkat internasional.

Namun, belakangan namanya menjadi perbincangan setelah video dirinya memarahi seorang pria di sebuah gym di Bali viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, Nyimas terlihat menegur pria yang melintas di dekat area tempat dirinya melakukan latihan angkat beban.

Menanggapi video yang viral tersebut, Nyimas akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Threads pribadinya.

Klarifikasi Nyimas Laula

Menurut Nyimas, insiden itu terjadi saat dirinya sedang melakukan attempt 115 persen atau percobaan mengangkat beban untuk mencetak personal record (PR).

Pada momen tersebut, kata dia, seorang pria justru melintas di area platform tempat latihan berlangsung.

"Gimana rasanya lagi mau attempt 115 persen ada orang tolol lewat-lewat. Jadi complexes kan tuh," tulis Nyimas dalam unggahan Threads yang telah dilihat lebih dari 600 ribu kali.

Dalam unggahan berikutnya, Nyimas menjelaskan pria tersebut bukan hanya sekali melintas.

Ia mengklaim pria itu sudah tiga kali bolak-balik mengganti dumbbell dan tetap memilih berjalan di sisi platform meski masih tersedia jalur lain yang lebih aman.

"Gini ya, ini orang udah 3x bolak balik gonta ganti dumbbell, di depan itu ada space buat jalan, tapi dia milih melipir lewat platform. Iya platform itu dedicated buat Olympic weightlifting, posisi lagi kelas, dan attempt PR," tulisnya.

Nyimas menegaskan platform tersebut merupakan area khusus yang digunakan untuk latihan Olympic weightlifting dan seharusnya tidak dilintasi orang lain ketika ada atlet yang sedang mengangkat beban.

Menurutnya, tindakan melintas di dekat lifter bukan hanya membahayakan orang yang berjalan, tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi atlet sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan.

"Kenapa gak boleh lewat situ? Membahayakan lifter dan orang yang lewat. Kalau dia yang kena sih bodo amat ya, salah sendiri gak pake spatial awareness, tp kalo yg jadi cedera yg lagi ngangkat, apa dia mau nanggung? Kalau gym lagi kelas, ADA dedicated space buat kelasnya," tulis Nyimas.

Unggahan tersebut kemudian memunculkan komentar dari sejumlah warganet yang menilai pria dalam video sebenarnya tidak menginjak platform, melainkan hanya berjalan di pinggirnya.

"kalau lomba beneran ya area harus clear, kalo gym umum ya gpp diinjak, itu kan cuma lapisan biar kalo stick dan beban jatuh tidak langsung kena lantai.. kemarin aku liat utas mas2 emang depan mbak itu t4 naruh dumble jadi wajar ada orang bolak balik ambil dumble," kata netizen. 

Menanggapi hal itu, Nyimas kembali memberikan penjelasan.

Ia mengaku posisi pria tersebut hanya berjarak sekitar satu langkah dari ujung barbel yang sedang digunakannya sehingga tetap dinilai berbahaya.

"Coba abang liat, itu posisi dia cuma 1 step dari ujung barbell. Beda jauh sama ini jaraknya," tulisnya sambil mengunggah tangkapan layar posisi pria tersebut.

Bahkan, Nyimas menantang warganet yang masih menganggap tindakan pria itu tidak bermasalah untuk mencoba berdiri di posisi serupa saat ada atlet melakukan gerakan snatch maupun clean and jerk.

"Ni yang masih pada bilang gak nginjek platform, lewat pinggir, space masih banyak, ayo gw tantangin lo di situ diem gak bergerak pas lagi ada yg lifting, snatch atau clean and jerk, gimana? Ayooo," tulisnya.

Nyimas Jawab Kritik Netizen

Dalam unggahan terbarunya di Threads, Nyimas juga menjawab komentar netizen yang menilai dirinya seharusnya tidak perlu marah dan cukup memberikan penjelasan karena situasi tersebut dianggap berbahaya.

"Mbaknya g perlu marah2 cukup jelasin aja krn emang berbahaya," tulis seorang netizen.

Menanggapi komentar itu, Nyimas mempertanyakan mengapa dirinya yang harus memberikan edukasi, sementara menurutnya setiap member gym seharusnya sudah memahami aturan keselamatan.

"Gw kan lagi mau ngangkat max (beban maksimal) yah? Kenapa gw yang harus edukasi dia, yg harusnya udah tau GYM RULES (aturan gym) saat lagi kelas begimana?" balas Nyimas.

Ia menjelaskan bahwa dirinya dan pria dalam video tersebut sama-sama merupakan member gym, sehingga seharusnya sudah mendapatkan pemahaman terkait aturan safety dan pembatasan area ketika kelas berlangsung.

"Gw dan orang lewat yg tersebut sama-sama member, yang harusnya sudah di-brief mengenai aturan safety (keamanan) & blocking kelas (pembatasan area saat kelas berlangsung)," tulisnya.

Nyimas juga menanggapi komentar warganet yang mempertanyakan mengapa area latihan tidak dijaga agar orang lain tidak melintas.

Menurutnya, upaya pembatasan sebenarnya sudah pernah dilakukan, tetapi masih ada orang yang melewati area tersebut.

"Udah dibarikade aja orang suka nyelonong, emang banyak orang gak punya spatial awareness (kesadaran terhadap ruang dan posisi di sekitar)," ungkap Nyimas.

Ia bahkan mengaku pernah menemukan orang yang tetap melewati pembatas meski sudah dibuat sebagai tanda larangan.

Di tengah perdebatan yang muncul, Nyimas menyebut viralnya kejadian tersebut justru membawa perubahan di tempat gym ia berlatih.

"Mau bilang makasih buat warga Threads karena viral hari ini akhirnya gym sudah di relayout demi safety (keamanan) semua member," tulisnya.

Meski tetap mempertahankan pendapat soal pentingnya keselamatan dan etika di area latihan, Nyimas mengakui dirinya melakukan kesalahan saat menyampaikan teguran.

Ia meminta maaf karena menggunakan kata-kata kasar dalam video yang beredar.

"Gw juga take accountability bahwa seharusnya gak mengeluarkan kata-kata kasar seperti yang di video. I will do better," tulis Nyimas.

Namun, ia menegaskan bahwa inti persoalan yang ingin disampaikan sejak awal adalah mengenai keselamatan dan etika ketika berada di area latihan, terutama saat seseorang sedang melakukan angkatan maksimal.

Akun Medsos Nyimas Laula Mendadak Hilang

Sementara itu, akun media sosial Nyima mendadak hilang setelah dirinya viral akibat video memarahi seorang pria di sebuah gym di Bali.

Tak hanya akun Instagram, akun Threads milik Nyimas juga sudah tidak dapat diakses. Kondisi tersebut memicu spekulasi di kalangan warganet mengenai penyebab hilangnya kedua akun media sosial tersebut.

Belakangan, di Threads beredar sejumlah unggahan yang memperlihatkan tangkapan layar warganet mengaku telah melaporkan akun Instagram Nyimas Laula ke pihak Meta.

Dalam salah satu unggahan terlihat notifikasi dari Instagram bertuliskan, "Terima kasih sudah melaporkan profil ini."

Tak hanya itu, sejumlah pengguna media sosial juga membagikan tangkapan layar yang menunjukkan akun Nyimas sudah tidak lagi bisa ditemukan maupun diakses.

Akun Medsos Nyimas Laula Mendadak Hilang
Akun Medsos Nyimas Laula Mendadak Hilang (TribunBengkulu.com/Threads)

Belum dapat dipastikan apakah kedua akun itu dinonaktifkan sendiri oleh Nyimas atau memang tidak dapat diakses setelah ramai dilaporkan oleh pengguna media sosial.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.