Sorotan di Atlanta tertuju pada dua pemain terbesar di generasi mereka saat Lionel Messi dari Argentina dan Mohamed Salah dari Mesir saling berhadapan dengan tiket ke babak berikutnya sebagai taruhannya.
Salah satu dari mereka akan melanjutkan perjalanan karier internasional yang sudah melegenda, sementara yang lain mungkin sedang memainkan Piala Dunia terakhirnya.
Messi telah menuntaskan pencapaiannya di dunia sepak bola dengan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia empat tahun yang lalu. Namun, pemain berusia 39 tahun itu terus menulis ulang sejarah dengan rekor-rekor baru. Ia memasuki laga ini dengan torehan tujuh gol dalam empat pertandingan di turnamen ini, sejajar dengan Kylian Mbappé dan Erling Haaland dalam perburuan Sepatu Emas.
Selain itu, Messi mencatatkan diri sebagai pemain yang mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia berturut-turut, rekor yang dimulainya sejak perjalanan Argentina meraih gelar juara dunia pada 2022. Total, ia kini telah mengoleksi 20 gol di ajang Piala Dunia sepanjang kariernya.
Di sisi lain, Salah tetap menjadi ikon utama sepak bola Mesir. Penyerang berusia 34 tahun itu merupakan peraih empat kali Sepatu Emas Liga Premier dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di antara pemain kelahiran luar Inggris dalam kompetisi tersebut. Namun, warisan internasionalnya juga terus berkembang.
Salah telah mencetak 66 gol dalam 118 penampilan bersama tim nasional Mesir, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah negara itu, hanya terpaut tiga gol dari rekor pelatih tim nasional saat ini, Hossam Hassan, yang mencetak 69 gol. Selain itu, Salah juga memegang rekor pencetak gol terbanyak Mesir di Piala Dunia dengan tiga gol.
Lebih dari sekadar gol, kontribusi Salah membawa Mesir mencapai pencapaian tertinggi di panggung dunia. The Pharaohs berhasil meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia setelah mengalahkan Selandia Baru 3-1 di fase grup, lalu mencatatkan kemenangan pertama di babak gugur setelah menyingkirkan Australia lewat adu penalti usai bermain imbang 1-1.
Perbandingan antara prestasi internasional keduanya sangat mencolok. Messi telah mengumpulkan 124 gol dalam 203 penampilan bersama Argentina, termasuk memenangkan Piala Dunia dan Copa América, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi negaranya.
Sementara itu, catatan 66 gol dalam 118 penampilan menegaskan betapa pentingnya Salah bagi Mesir, dengan hampir 56% dari pertandingan internasionalnya berakhir dengan gol.
Lionel Messi vs Mohamed Salah: Menilik Statistik Internasional Mereka
Apakah ini akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Salah masih belum pasti. Hal yang sama juga berlaku bagi Messi, yang belum memberikan kepastian terkait partisipasinya di turnamen internasional berikutnya.
Untuk saat ini, kedua ikon sepak bola dunia itu masih memiliki satu kesempatan lagi untuk menambah bab baru dalam kisah legendaris karier internasional mereka — namun hanya satu yang akan melanjutkan mimpi di turnamen ini.